Suara Denpasar – PSIS Semarang adalah salah satu dari 12 klub Liga Indonesia yang tak mengantongi Lisensi AFC.
Sementara enam klub lainnya seperti, Bali United FC, Borneo FC, Madura United FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar telah memilikinya.
Bagaimana bisa PSM Makassar lolos verifikasi sementara fasilitas stadion home base musim lalu, yakni Gelora BJ Habibie dimiliki belum memadai.
Jika dilihat dari fasilitas dan kapasitas yang dimiliki, Markas PSIS Semarang, Stadion Jatidiri Semarang lebih mentereng.
Namun PSM Makassar tak kehabisan akal untuk tetap bisa bermain di AFC Cup setelah keluar sebagai Juara Liga 1 musim lalu.
Dilansir dari dari berbagai sumber, Stadion Gelora BJ Habibie yang belum memenuhi standar tidak didaftarkan oleh manajemen Juku Eja.
Klub asal Makassar itu justru mendaftarkan markas Bali United, Stadion I wayan Dipta Gianyar. Yang telah jelas berstandar FIFA.
Sementara Stadion Jatidiri diri yang telah digunakan sebagai markas oleh laskar Mahesa jenar masih menyimpan beberapa kekurangan.
Satu di antaranya adalah kantong parkir kendaraan yang ada belum memadai.
Baca Juga: Tanpa Persib dan PSIS, Persebaya Bisa Dapat Hak Lebih Besar Usai Kantongi Lisensi Klub AFC
Selain stadion, terdapat sejumlah persyaratan lain yang wajib dilengkapi oleh klub jika ingin memiliki sertifikat lisensi AFC Cup.
Setidaknya ada lima unsur, seperti yang dibenarkan oleh persebaya Surabaya melalui laman resmi klub.
Ada lima unsur yang menjadi kewajiban klub untuk bisa lolos verifikasi lisensi yaitu sporting, infrastructure, personnel & administration, legal, dan finance.
Kelimanya harus terpenuhi dan mendapat penilaian secara ketat. Apabila ada satu unsur tidak terpenuhi maka klub tersebut tidak lolos verifikasi.
Para pendukung mahesa jenar pun mencoba menanyakan perihal PSIS Semarang yang tak masuk lisensi AFC.
“Mohon dijelaskan bos YS, knp psis nggak lolos lisensi afc,” tanya netizen @jatmiko658 dalam kolom komentar instagram Yoyok Sukawi.