Suara Denpasar - Penyanyi Nindy Ayunda ikut terseret kasus yang menjerat Dito Mahendra. Maklum, Nndy adalah kekasih Dito. Nikita Mirzani, yang berkonflik bahkan pernah dipenjara karena laporan Dito Mahendra pun senang bukan main jika Nindy Ayunda jadi tersangka.
Nindy akan diperiksa Mabes Polri pada Jumat (26/5/2023) mendatang. Nikita meragukan apakah Nindy berani memenuhi panggilan polisi.
"Nanti lihat aja, kira-kira dia datang apa enggak, seberani kalau dia lagi neror orang, kayak dia pernah neror saya," tandas Nikita dikutip dari kanal YouTube Was Was, Rabu (24/5/2023).
Nikita mengaku beberapa kali diteror Nindy Ayunda. Di antaranya, tembok rumahnya dicoret-coret. Dia menanyakan apakah Nindy berani menghadapi proses hukum, seperti berani menerornya.
"(Makanya) jangan zalim jadi orang. Kalau Nindy termasuk salah satu orang yang zalim karena gue sama Nindy ini nggak pernah punya masalah apa pun," jelasnya.
Nikita mengatakan, kasus berawal saat Nindy dengar desas-desus mantan suaminya memiliki hubungan dengan Nikita Mirzani. Kemudian, Dito yang jadi kekasih Dito ingin menunjukkan bahwa dia membela Nindy, sehingga melaporkan Nikita dalam kasus pencemaran nama baik.
Akibatnya, Nikita sempat ditahan selama 2,5 bulan sebelum akhirnya dibebaskan di Pengadilan Negeri Serang karena Dito tidak pernah hadir memenuhi panggilan sebagai saksi korban.
"Mudah-mudahan Jumat ini Nindy datang untuk mempercepat kerja polisi," tandas Nikita.
Nyai, sapaan Nikita menuding Nindy tahu keberadaan Dito yang sampai saat ini jadi buronan. Namun, Nindy sengaja menutupi keberadaan Dito. Jika demikian, Nikita menyatakan Nindy bisa ikut jadi tersangka.
Baca Juga: Ditalak Antonio Lewat WA, Nikita Mirzani Sewot Merasa Diketawai Nindy Ayunda: 'Lu Juga Blangsak'
"Yang pasti aku happy, karena aku hampir 2 tahun aku diteror, dikerjain, masuk penjara, kan karena dia," jelasnya.
Nikita mengaku sudah membuat nazar bila Nindy jadi tersangka. Nazarnya adalah berupa kiriman seribu karangan buka.
"Bukan lagi syukuran, gue akan datangi 5 panti asuhan dan gue akan membangun satu masjid lagi," paparnya.
Dia berani bernazar itu karena merasa sakit hati telah dizalimi Nindy dan Dito. Yakni sampai 2,5 bulan masuk penjara.
"Gue nggak salah, gue bukan teroris, bukan mafia, nggak pernah nipu orang. Dua bulan setengah aku dipisahin sama anak-anak, ya sedih. Inilah doa-doa orang teraniaya, dikabulkan sama Allah," paparnya. (*)