Banyak Keluhan, di Bawah Ridwan Kamil Jalan Rusak di Jawa Barat Setara 4 Kali Panjang Jalan Daendels

Suara Denpasar

Jum'at, 02 Juni 2023 | 13:15 WIB
Banyak Keluhan, di Bawah Ridwan Kamil Jalan Rusak di Jawa Barat Setara 4 Kali Panjang Jalan Daendels
Ilustrasi, jalan rusak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 2021. (Antara)

Suara Denpasar - Jalan rusak terjadi di mana-mana. Tidak hanya di luar Jawa, di Jawa yang dikatakan sebagai pusat pembangunan di Indonesia juga mengalami hal yang sama.

Di Jawa Barat yang saat ini dipimpin Gubernur Ridwan Kamil, juga banyak keluhan jalan rusak. Bahkan, jalan rusak di Jawa Barat malah mencapai 4 kali panjang Jalan Daendels di Pantura Jawa.

Dikutip dari data BPS Provinsi Jawa Barat Dalam Angka 2023, jalan di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2022 mencapai 28.030,11 kilometer.

Jalan ini terbagi dalam tiga status dan kewenangan. Yakni jalan kabupaten/ kota, jalan provinsi, dan jalan negara/ nasional.

Secara kewenangan, jalan tersebut juga berbeda-beda. Jalan kabupaten/ kota jadi kewenangan kabupaten, jalan provinsi jadi kewenangan provinsi, dan jalan negara/ nasional menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Nah, dari data BPS tersebut, ternyata banyak sekali jalan rusak. yang terbagi dalam jalan rusak 2.015,96 kilometer, dan jalan rusak berat 2.408,82kilometer. Jika ditotal mencapai 4.424,78 kilometer. Itu setara dengan jalan raya pos atau jalan Daendels.

Diketahui, jalan Daendels merupakan jalan yang dibangun di zaman Gubernur Hindia Belanda HW Daendels yang memanjang dari Anyer, Banten sampai Panarukan, Situbondo. Panjangnya sekitar 1000 kilometer. 

Bahkan, jarak ujung barat Pulau Jawa di Pandeglang, Provinsi Banten sampai ujur timur Pulau Jawa di Banyuwangi, Jawa Timur hanya 1258 kilometer.

Jika panjang jalan rusak di Jawa Barat ini ditarik garis lurus, maka setara dengan 3,5 kali jarak Pandeglang-Banyuwangi lewat Pantura saat ini.  

baca juga

Sedangkan yang dalam kondisi baik sepanjang 16.999,93 kilometer. Yang sedang sepanjang 6.605,43 kilometer. 

Jalan rusak tersebut memuat secara keseluruhan jalan dengan status jalan kabupaten/ kota, provinsi, dan nasional.

Dilihat lebih jauh, paling banyak jalan rusak adadi Kabupaten Cianjur yang mencapai 331,79 kilometer jalan rusak berat, dan 201,05 jalan rusak ringan.

Kemudian di Sukabumi yang mencapai 285,45 kilometer jalan rusak berat dan 142,33 kilometer rusak ringan.

Juga di Tasikmalaya yang mencapai 239,55 kilometer jalan rusak berat, dan jalan rusak ringan sepanjang 149,44 kilometer.

Dari 27 kabupaten/ kota di Jawa Barat, hanya Kabupaten Cimahi yang tidak memiliki jalan rusak berat. Hanya ada jalan rusak ringan sepanjang 4,66 kilometer.  Sedangkan 26 kabupaten/ kota di Jawa Barat mengoleksi jalan rusak berat dan rusak ringan. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sampaikan Waktu Perbaikan Jalan Rusak di Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi Kecipratan Tanggung Jawabdari Jokowi

Sampaikan Waktu Perbaikan Jalan Rusak di Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi Kecipratan Tanggung Jawabdari Jokowi

Denpasar | Jum'at, 05 Mei 2023 | 22:42 WIB

Gercep Perbaiki Jalan Rusak, Pedagang Pasar Kumbasari Apresiasi Pemkot Denpasar

Gercep Perbaiki Jalan Rusak, Pedagang Pasar Kumbasari Apresiasi Pemkot Denpasar

Denpasar | Sabtu, 15 April 2023 | 16:50 WIB

2 Tahun Jalan Rusak di Pasar Kumbasari Tak Kunjung Diperbaiki, Pedagang Titip Pesan Untuk Wali Kota Denpasar

2 Tahun Jalan Rusak di Pasar Kumbasari Tak Kunjung Diperbaiki, Pedagang Titip Pesan Untuk Wali Kota Denpasar

Denpasar | Jum'at, 14 April 2023 | 14:50 WIB

Terkini

Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi

Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok

Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:55 WIB

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:36 WIB

×