Suara Denpasar - Atta Halilintar akhirnya mengunggah foto penghina Ameena, anaknya. Namun, dia bingung mau melaporkan pelaku ke polisi karena beberapa sebab. Di antaranya pelaku punya dua anak.
Ia mengunggah foto pelaku di akun Instagramnya @attahalilintar Rabu (14/6/2023). Dia menyebutkan pelakunya adalah seorang guru dan juga istri abdi negara.
"Ternyata oknumnya guru yang juga istri abdi negara. Satu orang yang pakai 1-2 akun," kata Atta.
Dia mengunggah dua foto pelaku yang memiliki akun Instagram @@jodan22_cia sedang mengenakan pakaian batik guru warna putih hitam, dan mengenakan baju merah muda sebaga istri polisi atau ibu Bhayangkari.
Atta juga membagikan 10 komentar pelaku lewat akun Instagram yang intinya menyebut Ameena o*n, d*wn sindrom, hingga autis.
"Ga habis pikir guru yang tiap hari ketemu anak-anak aja begini. Apa yang diajarkan ke anak-anak di sekolah??" tanya Attadalam postingannya.
Seperti curhat, Atta menyatakan bahwa orang tua yang punya anak d*wn syndrom, au*is saja tidak terima anaknya dibilang begitu. Katanya, anak-anak spesial itu akan jadi tiket ke surga.
"Apalagi ini anak normal sehat Alhamdulillah. Semua orang tua akan pedih hatinya, martabatnya ketika anaknya dihina. Semoga ini jadi pelajaran ya," kata Atta.
Atta melanjutkan, suami dari pelaku adalah seorang polisi. Namun, suaminya sudah minta maaf kepadanya. Dikatakan, pelaku dan suaminya ini memiliki dua anak. Atta merasa kasihan kepada anak dan suaminya bila dia melanjutkan perkara ini ke proses hukum atau ke polisi.
Baca Juga: Atta Halilintar Murka Ameena Disebut Anak Down Syndrome Hingga Idi*t: Anak Saya Salah Apa Sama Ibu?
"Punya 2 anak. Kasihan juga suaminya," terangnya.
Suami dari Aurel Hermansyah ini menjelaskan, lawyer-nya sudah sampai di rumah pelaku di Padang, Sumatera Barat. Akan tetapi, pelaku masih menantang dan terus menghina. Namun, kini pelaku meminta maaf.
"Sekarang mau minta maaf," katanya.
Atta mash kebingungan. Dia mempertanyakan sampai kapan siklus begini terulang. Yakni menghina bayi orang dan setelah itu minta maaf.
"Kalau dilanjut kasihan 2 anak dan suaminya. Kalau dibiarkan nanti apa efek jera buat pelajaran untuk semua pembully anak kecil ke depannya..???" curhat Atta kebingungan. (*)