Suara Denpasar – Jelang Liga 1 2023/2024, PSIS Semarang melakukan uji tanding melawan Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah. Di laga tersebut, PSIS Semarang berhasil ditundukkan oleh Persijap dengan skor akhir 3-2.
Di laga tersebut, sang pelatih, Gilbert Agius tidak menatap hasil akhir pertandingan, tetapi lebih kepada ide dan pemikirannya dalam proses build up tim saat mendapatkan pressing dari tim lawan Persijap.
“Sekali lagi, kami tidak melihat hasil pertandingan, namun yang dilihat adalah sejauh mana progres yang didapat pemain dari latihan yang sudah kita jalankan,” ungkap Gilbert Agius.
“Pada laga terakhir kami (lawan Persijap), memang ada kendala pada hal build up. Ini cukup mengganggu karena dalam filosofi permainan yang ada, build up ini adalah hal yang krusial,” katanya.
Tingginya pressing dari tim lawan, pelatih PSIS Semarang tersebut berupaya mengantisipasinya dengan cara terus melatih skuad binaannya setiap hari.
Terkait hasil yang dicapai oleh Laskar Mahesa Jenar pada laga uji coba bersama Persijap tersebut, baik pelatih maupun tim PSIS Semarang tidak begitu mempermasalahkannya.
“Bukan hasil yang kita harapkan. Saatnya jadi momentum untuk lebih lagi menatap persiapan jelang kompetisi sesungguhnya. Yoh iso yoh!!” tulis akun instagram @psisofficial.
Namun, bagi para suporter, hasil juga merupakan sesuatu yang penting sehingga mengetahui perkataan pelatih dan tim PSIS Semarang tersebut, justru memberikan komentar seperti berikut ini.
“Malumaluin,” kata @forzapsis1932 dikutip Suara Denpasar, Kamis (15/6/2023).
Baca Juga: Bali United Jadwalkan Dua Uji Coba Jelang Liga 1 2023/2024, Lawan PSIS Semarang atau Persib Bandung?
“@forzapsis1932 semoga liga ada perubahan besar...kalo masih sama kyk gitu auto degradasi musim depan,” tambah @ilmaburhanuddins.
“@jalusembrani02 uji coba wae kalah, opo meneh,” ujar @_bynzmv_.
“@forzapsis1932 lha po nk ujicoba kudu menang, admine lucu,” tukas @aris.fari. (*/Dinda)