Suara Denpasar – Aurel Hermansyah tegas akan melanjutkan proses hukum kepada orang yang menghina Ameena, meski pelaku sudah mengirim video permintaan maafnya.
Aurel mengaku terlanjur sakit hati dengan perbuatan pelaku yang menyebut Ameena sebagai anak down syndrome. Apalagi ia tak menyangka jika pelakunya ini merupakan seorang guru sekaligus istri dari aparat Polri.
“Kalau ditanya sakit hati gak, ya sakit. Sekarang orang tua mana coba kalau anaknya yang Alhamdulillah sama Allah dikasih hal yang luar biasa. Baik, lucu, normal. Tapi malah dihina,” tutur Aurel Hermansyah, dilansir dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (15/6/2023).
Ia pun semakin marah ketika ditanya alasan dibalik hujatan itu, pem-bully Ameena malah berdalih ikut-ikutan saja. Padahal menurut Aurel jelas-jelas tidak ada yang berkomentar demikian, selain pelaku itu sendiri.
“Kalau kita tanya, apa alasannya ngomong seperti itu. Jawabannya hanya karena ikut-ikutan yang lain, padahal yang lain itu nggak ada yang ngomong gitu,” ujarnya.
Karena itu, walau Aurel sudah memaafkan penghina Ameena. Namun, baginya permintaan maaf saja tidak cukup, ia pun akan tetap melanjutkan kasus ini ke proses hukum untuk memberi efek jera.
“Kita kan manusia juga, tentunya harus saling memaafkan, tapi efek jeranya itu tetap harus ada,” kata Aurel.
Oleh sebab itu, Aurel tetap akan memperkarakan hal ini dan menyerahkan segala proses hukumnya kepada pengacara hukumnya agar pelaku bisa kapok.
“Kita mau serahin aja sama lawyer kita yang lebih tahu jalurnnya harus seperti itu karena kita juga kurang mengerti hukum. Yang penting supaya orang itu bisa jera,” kata Aurel.
Baca Juga: Hadapi Persija Jakarta di 96th Anniversary Persebaya Surabaya, Bonek Dihimbau Patuhi 9 Peraturan Ini
Rencana Aurel ini pun didukung sepenuhnya oleh Atta Halilintar.
Sama halnya seperti istrinya, ia juga tetap akan membawa perkara ini ke jalur hukum agar tidak ada lagi orang-orang di luar sana yang seenaknya menghina bayi-bayi tak berdosa. (*)