Suara Denpasar – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengaku kesulitan bagi timnya untuk menghadapi Argentina dalam laga uji coba FIFA yang bakal digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta pada Senin,(19/6/2023).
Meskipun Shin Tae-yong pernah membuat kejutan saat masih menjadi pelatih Korea Selatan, lantaran berhasil mengalahkan Jerman dengan skor 2-0 di ajang Piala Dunia 2018.
Namun, menurutnya keberhasilan itu tidak bisa dibandingkan dengan pertandingan yang bakal dihadapi Timnas Indonesia.
Sebab, saat itu Korea Selatan menang karena rangkingnya berada di posisi yang tidak jauh, yakni 50 FIFA. Sedangkan Timnas Indonesia yang kini akan menantang tim bergelar juara Piala Dunia, justru masih menempati posisi ke-149.
“Saya memang pernah memegang Korea Selatan dan menang melawan Jerman di Piala Dunia 2018. Tapi rangking Korea Selatan saat itu 50, sedangkan Indonesia ada di angka 149. Jadi sangat sulit untuk menang,” tutur Shin Tae-yong dalam konferensi pers yang dibagikan di kanal YouTube PSSI TV, Minggu (18/6/2023).
Dibanding terpaku pada skor kemenangan, Shin Tae-yong mengaku akan menjadikan pertandingan ini sebagai kemajuan besar para pemain agar bisa lebih banyak belajar untuk membangun sepak bola Indonesia ke depannya.
“Saya mempersiapkan pertandingan ini biar kita lebih banyak belajar dan agar pemain berpikir bahwa sepak bola Indonesia harus lebih berkembang,” ujarnya.
Meski begitu, Shin Tae-yong tetap berharap skuad Garuda bisa memberikan kejutan dalam laga nanti.
“Sejujurnya, saya ingin memberikan kejutan. Tapi bukan saya yang bisa melakukan atau memberikan kejutan, tetapi para pemain sendiri yang harus menunjukkannya di lapangan,” pungkasnya. (*/Ana AP)