Suara Denpasar - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dinilai cawe-cawe dengaan urusan di DKI Jakarta makin seru saja.
Ganjar Pranowo yang merupakan calon presiden dari PDI Perjuangan itu dibully netizen karena offside mengurus Jakarta yang bukan bagian Provinsi Jawa Tengah, di mana dirinya memimpin.
Langkah Ganjar yang menelepon Pj Gubernur Heru Budi Hartono dan Sekda DKI untuk mengadukan keluhan pedagang Pasar Anyar Bahari di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dinilai sudah berlebihan. Dan, sebatas pencitraan semata.
Hanya saja, soal Ganjar yang dinilai hanya pencitraan dibantah oleh pendukungnya. Salah satunya adalah pegiat media sosial Denny Siregar.
"Jujur ini yang saya heran kenapa kok Ganjar dibully ya? Ketika dia mencoba membantu seorang warga Jakarta yang kebetulan ketemu dengan dia dan mencoba menyampaikan keluhan ini kepada pejabat," paparnya dalam kanal Youtube @2045TV dikutip denpasar.suara.com, Rabu 28 Juni 2023.
Padahal, banyak pejabat yang melakukan hal yang sama. Dan, itu semua wajar karena menerima keluhan dari masyarakat.
"Ya, ibaratnya gini deh ketika ada orang kecelakaan terus saudara orang itu minta bantuan kita yang kebetulan berteman dengan seorang pejabat rumah sakit dan meminta tolong pejabat itu untuk segera mengirimkan ambulance.
Apa itu salah? Nggak dong justru situasi Itu bisa tercipta ketika kita sendiri punya konsep untuk menolong sesama dan terbiasa mempermudah hidup orang lain dengan segala fasilitas yang sekarang kita punya," belanya terhadap langkah Ganjar.
Dia juga memuji, apa yang dilakukan Ganjar bahkan terjadi saat hari libur dan kebetulan bertemu dengan masyarakat Jakarta yang membutuhkan bantua. Jadi, Ganjar mencoba membantu warga tersebut.
"Masa Ganjar harus ngomong ke warga yang minta bantuan dia terus bilang maaf ya bu. Saya nggak bisa bantu karena saya bukan Gubernur DKI Ibu Coba langsung telepon aja ke Pak Heru. Masa harus gitu?" sentil dia. ***