Gara-gara Eks PSIS Pratama Arhan? Liga Inggris Bikin Peraturan Baru Soal Lemparan ke Dalam

Suara Denpasar | Suara.com

Rabu, 28 Juni 2023 | 17:15 WIB
Gara-gara Eks PSIS Pratama Arhan? Liga Inggris Bikin Peraturan Baru Soal Lemparan ke Dalam
EFL rilis aturan baru soal larangan pemain mengeringkan bola pakai handuk sebelum melakukan lemparan ke dalam di kompetisi Liga Inggris 2023-2024 seperti yang dilakukan Pratama Arhan (Instagram @pssi)

Suara Denpasar – English Football League (EFL) yang menyelenggarakan kompetisi Liga Inggris untuk Divisi Championship (kasta kedua), League One (kasta ketiga), dan League Two (kasta keempat) merilis aturan baru soal lemparan ke dalam.

Aturan baru tersebut adalah larangan untuk melakukan pengeringan bola dengan handuk sebelum melempar bola ke dalam seperti yang dilakukan pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan.

Semenjak laga FIFA Match Day Timnas Indonesia vs Argentina beberapa waktu lalu. Pratama Arhan memang mendapat sorotan karena lemparan maut yang terasa seperti crossing dan merepotkan lini pertahanan lawan.

Melihat hal tersebut, EFL menerapkan aturan bahwa pemain yang berlaga di Liga Inggris dilarang menggunakan handuk untuk mengeringkan bola sebelum melakukan lemparan ke dalam.

Sebagai gantinya EFL akan menempatkan lebih banyak bola di pinggir lapangan dengan demikian pemain tidak perlu repot mengeringkan bola dengan handuk karena bola kering sudah tersedia di dekat mereka.

“EFL akan memperkenalkan sistem multi ball di semua kompetisi untuk musim 2023-2024. Bola pertandingan akan ditempatkan pada kerucut di sejumlah area yang sudah ditentukan,” tulis pernyataan resmi EFL dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Rabu (28/6/2023).

“Hal ini dimaksudkan untuk efisiensi waktu pertandingan,” sambungnya.

“Para pemain tidak diperbolehkan menggunakan handuk atau barang sejenis termasuk barang yang didapat dari penonton untuk mengeringkan bola selama pertandingan,” lanjut rilis pernyataan tersebut.

Aturan baru EFL tersebut yang melarang penggunaan handuk untuk mengeringkan bola seperti yang dilakukan Pratama Arhan juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi waktu pertandingan dan keadilan dalam kompetisi Liga Inggris. (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lemparan Roket ala Pratama Arhan Bakal Dilarang di Liga Inggris, Karir Eks PSIS Semarang Terancam?

Lemparan Roket ala Pratama Arhan Bakal Dilarang di Liga Inggris, Karir Eks PSIS Semarang Terancam?

| Rabu, 28 Juni 2023 | 15:00 WIB

Panser Biru Spil Kesalahan PSIS Semarang di Hari Bahagia Alfeandra Dewangga

Panser Biru Spil Kesalahan PSIS Semarang di Hari Bahagia Alfeandra Dewangga

| Rabu, 28 Juni 2023 | 14:37 WIB

PSIS Semarang Fans Nasehati Alfeandra Dewangga: Ganteng Saja Tidak Cukup!

PSIS Semarang Fans Nasehati Alfeandra Dewangga: Ganteng Saja Tidak Cukup!

| Rabu, 28 Juni 2023 | 14:22 WIB

Terkini

Kereta Gantung Sepanjang 8 KM Bakal Dibangun di Kawasan Prambanan Sleman, Investasinya Rp200 Miliar

Kereta Gantung Sepanjang 8 KM Bakal Dibangun di Kawasan Prambanan Sleman, Investasinya Rp200 Miliar

Jogja | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:57 WIB

Cara Paufazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Cara Paufazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:56 WIB

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pemkab Sleman Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Meski Permintaan Diprediksi Melonjak

Pemkab Sleman Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Meski Permintaan Diprediksi Melonjak

Jogja | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:53 WIB

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:52 WIB

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:50 WIB

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:49 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di Sleman, Dua Pemuda Diamankan Polisi

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di Sleman, Dua Pemuda Diamankan Polisi

Jogja | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:47 WIB

5 Pengharum Ruangan Wangi Premium Tahan Lama, Sensasi ala Hotel Mewah Bikin Betah

5 Pengharum Ruangan Wangi Premium Tahan Lama, Sensasi ala Hotel Mewah Bikin Betah

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:44 WIB

Ancaman PMK Mengintai, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Pemeriksaan Ketat Hewan Kurban

Ancaman PMK Mengintai, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Pemeriksaan Ketat Hewan Kurban

Jawa Tengah | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:40 WIB