Suara Denpasar – Persiapan yang terus diburu oleh pemerintah dalam hal ini Kemenpora yang juga berikan perhatian terhadap Piala Dunia U-17.
Salah satunya dengan memberikan daftar nama-nama pemain diaspora yang kabarnya telah diberikan kepada PSSI dan juga pelatih timnas Indonesia U-17, Bima Sakti.
Melansir akun media sosial fanbase @timnas.indonesia_u23, Sabtu (8/7/2023), Kementerian Pemuda dan Olahraga telah mengumpulkan seluruh data para pemain diaspora untuk kemudian dipersiapkan pada Piala Dunia U-17.
“Dari database yang sudah dikumpulkan Kemenpora, kita sudah memberikan kepada PSSI dan sudah diterima oleh Ketum (Erick Thohir) juga diberikan ke Coach Bima (Sakti),” kata Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo.
Dari data tersebut, menurut Menpora terdapat 17 pemain yang sudah memiliki paspor sementara 13 lainnya belum memiliki. Ini berarti ada 30 total pemain diaspora yang bisa menjadi opsi bagi coach Bima Sakti untuk membentuk skuad timnas Indonesia U-17.
“Kami mendata sudah ada 17 pemain yang berpaspor Indonesia, sementara 13 pemain lagi belum berpaspor, tetapi itu akan tetap kita usahakan untuk menjadi opsi bagi coach Bima,” tambah Dito Ariotedjo.
Maka, sebagian warganet sangat memberi apresiasi atas perhatian Menpora Dito Ariotedjo atas upayanya yang turut serta dalam persiapan jelang laga Piala Dunia U-17 yang waktunya tinggal beberapa bulan ke depan.
Tak hanya itu saja, opsi pemain diaspora ini juga sangat diberi dukungan bahkan ada yang mengatakan tak perlu lagi ada pemain lokal yang mungkin tidak potensial di dalam skuad Garuda U-17.
“Kalau begini kan bersinergi. Gak seperti jaman siapa tuh sampai-sampai Indonesia dibanned,” kata @chabibumarmuntahar.
Baca Juga: Komisi X Bakal Panggil Kemenpora, Akibat Bali Batal jadi Tuan Rumah ANOC World Beach Games 2023
“Ambil 24 Pak,” tambah @waonesuccessfull.
“Gas lah jangan lokal pride,” ujar @hassan_ubaidillah. (*/Ana AP)