Suara Denpasar – Persebaya Surabaya gagal mengamankan tiga poin di kandang mereka sendiri di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya saat menjamu PS Barito Putera pada laga pekan ke-2 BRI Liga 1 2023-2024 hari Sabtu (8/7/2023) sore kemarin.
Gagal meraih kemenangan membuat Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso menilai ada hal yang perlu diperbaiki dari pola permainan tim berjuluk Bajul Ijo itu.
Lini serang menjadi sorotan Aji Santoso untuk segera dievaluasi dan diperbaiki menghadapi laga berikutnya yang dirasa tampil kurang maksimal saat melawan PS Barito Putera kemarin.
“Yang jelas peluang cukup banyak, tetapi tidak berubah menjadi gol. Ini akan saya perbaiki ke depannya,” kata pelatih berlisensi AFC A Pro itu dilansir Suara Denpasar dari laman resmi klub, Minggu (9/7/2023).
“Ada kombinasi satu dua pada penalty box yang terjadi pada Paulo Victor tadi (kemarin). Tetapi dribbling-nya terlalu keras, ini bahan evaluasi untuk ke depannya,” sambung Aji Santoso.
Sementara soal kinerja wasit yang dianggap merugikan timnya karena seharusnya Persebaya mendapat hadiah penalti dari wasit usai Song Ui-yong ditarik jersey-nya oleh pemain PS Barito Putera di kotak penalti lawan tetapi tidak dianggap sebagai pelanggaran.
Aji Santoso enggan berkomentar lebih banyak soal kinerja wasit. Ia hanya menyayangkan sentuhan satu dua Song Ui-yong dan Bruno Moreira seharusnya menjadi gol.
Secara keseluruhan, pelatih berusia 53 tahun itu menilai permainan yang ditunjukkan Ze Valente dkk sudah cukup bagus.
“Umpan satu dua Song, juga bagus tapi dia dilanggar. Saya tidak mau berkomentar soal wasit. Saya fokus tim saya,” tegas mantan pelatih Arema FC dan Persela Lamongan itu. (Rizal/*)