Suara Denpasar – Bek asing Persita Tangerang, Christian Rontini mengungkapkan kesannya setelah melakoni debut di Liga 1 pekan lalu.
Bek timnas Filipina sangat terkesan dengan persaingan di Liga 1 yang menurutnya sangat kompetitif.
Menurutnya semua tim yang berlaga di Liga 1 tak berbeda jauh kekuatannya. Hal tersebut yang membuatnya semakin bersemangat ketika bermain untuk Persita Tangerang.
“Saya menilai sepak bola Indonesia sangat kompetitif, dimana semua tim bermain sangat baik dan saling mengalahkan,” ujarnya dikutip Suara Denpasar dari laman resmi klub, Senin (10/7/2023).
Dirinya pun membandingkannya dengan atmosfer di Serie A yang menurutnya tak semenarik Liga 1 ketika berbicara urusan dukungan para supporter Persita Tangerang.
“Bahkan di liga utama Italia tak semuanya seperti ini dukungannya,” ucap bek berusia 23 tahun keturunan Italia itu.
Dengan dukungan dari para supporter itulah Rontini yakin Persita mampu mengarungi kompetisi pada musim ini dengan baik.
“Jadi tiap laga akan menjadi final untuk kami dan semua supporter Persita. Ini membuat saya bersemangat untuk musim ini,” lanjutnya lagi.
Apalagi pada laga menghadapi PSIS Semarang, bek yang tampil di Piala AFF 2022 lalu ini sangat merasakan atmosfer yang spesial di stadion Indomilk Arena.
Baca Juga: 4 Aktris Korea yang Tampil Imut sebagai Anak SMA walau Usia Tak Lagi Remaja
“Dan yang paling spesial tentu laga melawan PSIS kemarin, atmosfer di stadion luar biasa,” ujar bek bernomor punggung 3 itu.
Bahkan Rontini pun sukses menyumbang satu gol melalui tandukan kepalanya untuk membuka keunggulan Pendekar Cisadane di laga yang berkesudahan 2-0 untuk tuan rumah.
Setelah menjadi pesakitan di laga perdana kontra Barito Putera, bek timnas Filipina ini menilai rekan-rekannya sudah dapat bermain lepas di laga kedua kontra PSIS.
“Kami kalah dari Barito karena kami menaruh tekanan pada diri kami sendiri,” lanjutnya lagi.
Dirinya menilai, hal tersebut tak lagi terlihat ketika menjamu Mahesa Jenar dimana para penggawa Persita bermain lepas.
“Kemarin kami melihat Persita yang berbeda dari kacamata para pemain dan kami mendapatkan tiga poin di hadapan supporter,” tuturnya.