Suara Denpasar- Baru-baru ini Instagram @forumwasitindonesia, dalam unggahnya menuliskan bahwa Ada laporan tentang percakapan telepon yang beredar yang diduga melibatkan seorang wasit asal Jawa Tengah yang mengaku menjadi korban pungutan liar (pungli) selama seleksi wasit untuk Liga 1 dan Liga 2.
Tentunya dalam situasi seperti ini, penting bagi Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, untuk mengambil tindakan tegas.
Dalam unggahannya pada Senin, 10 Juli 2023, seorang pengguna media sosial mengungkapkan percakapan telepon yang mengungkapkan pengakuan seorang wasit terkait seleksi wasit untuk Liga 1 dan Liga 2.
Forum Wasit Indonesia meminta Erick Thohir untuk menyelidiki dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi selama seleksi wasit untuk Liga 1 dan Liga 2 yang telah berlangsung beberapa waktu lalu.
"Di Jakarta rame katanya Fahr*** mungut-mungut uang untuk tes seleksi ke beberapa wasit?," tanya penelepon ke salah satu wasit di Jawa Tengah.
Wasit tersebut kemudian mengakui adanya dugaan pungutan liar (pungli) kepada beberapa wasit asal Jawa Tengah, termasuk dirinya sendiri.
"Dari Jateng beberapa ada yang iuran saya juga, katanya kalau gak lulus dikembalikan. Ada yang beberapa dikembalikan mungkin ada yang belum, mungkin lho aku ndak tahu," kata wasit tersebut.
Menurut pengakuan wasit tersebut, ada tiga orang wasit dari Jawa Tengah yang tidak lolos seleksi untuk Liga 2 dan tiga orang wasit dari Jawa Tengah yang tidak lolos seleksi untuk Liga 1.
"Yang dua orang dikembalikan (setorannya) yang lain gak tahu," kata wasit itu.
Penelepon kemudian bertanya kepada siapa aliran uang tersebut diserahkan.
"Yang menerima kami tidak tahu, setiap Asprov kan ada pimpinannya yang handle si Rus**. Dia menyerahkan (ke yang lain) atau tidak ya tidak tahu saya. Yang penting kami sudah kasih, sekian," ujar dia.
Wasit tersebut mengaku kasihan apabila uang tersebut tidak dikembalikan.
"Kasihan kalau uangnya gak kembali, kalau ga lulus gaenak (kalau tidak balik uangnya), kalau lulus tidak masalah. Demi kebersamaan," ujarnya.
Akun Instagram @forumwasitindonesia juga menjelaskan mengenai pengakuan wasit mengenai adanya praktik pungutan liar (pungli) selama seleksi wasit untuk Liga 1 dan Liga 2.
"Kami cuman berharap, Ketua Umum PSSI @erickthohir selaku Ketua Komite Wasit segera membentuk Tim Pencari Fakta dan membersihkan orang orang kotor yang masih berkeliaran di PSSI," tulis @forumwasitindonesia, Senin (10/07/2023).