Suara Denpasar - Beredar kabar adanya kecurangan yang dilakukan wasit asal Vietnam kepada Timnas Putri Indonesia U-19 saat berlaga di semifinal Piala AFF melawan Thailand di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, pada Kamis (13/7/2023) lalu.
Kabarnya, kini semua bukti kecurangan tersebut sudah terkumpul. Ketua Umum PSSI, yakni Erick Thohir bahkan disebut-sebut telah melaporkan wasit asal Vietnam ke FIFA.
Informasi ini disebarkan kanal YouTube Kilas Bola melalui video berdurasi 4 menit 22 detik yang telah ditonton 13 ribu kali.
"Akhirnya Bukti Terkumpul! Erick Thohir Laporkan Wasit Asal Vietnam ke FIFA, yang Curangi Indonesia," tulis pengunggah pada judul video yang dibagikan Jumat (14/7/2023) tersebut.
lantas, benarkah jika Erick Thohir sudah melaporkan kecurangan wasit asal Vietnam ke FIFA?
Cek Fakta:
Setelah ditelusuri, rupanya video tersebut berisikan penjelasan mengenai Timnas Putri Indonesia yang tumbang dengan skor 1-7 saat menghadapi Thailand di semifinal AFF Wanita U-19 2023.
Disebutkan pula, Timnas Indonesia terpaksa harus menyelesaikan pertandingan hanya dengan 10 pemain, setelah kiper putri Timnas Indonesia U-19 yaitu Fanny memperoleh kartu merah dari wasit asal Vietnam pada menit ketiga.
Selanjutnya, narator membahas soal pelatih Timnas Putri Indonesia, Rudy Eka yang berpendapat bahwa pertandingan itu tidak terasa nikmat ditonton lantaran ia menilai tim asuhannya banyak dirugikan oleh wasit yang memimpin pertandingan.
"Pertandingan tadi baru tiga menit langsung dapat kartu merah dan permainannya tidak nikmat untuk ditonton. Lain kali kalau bisa AFF, bisa tidak ambil wasit dari 4 semifinalis. Tadi wasit darI Vietnam, sekiranya dapat merugikan kita. Tapi itulah sepak bola," begitulah pernyataan Rudy Eka yang disinyalir diambil dari akun Instagram resmi PSSI.
Selain itu, Rudy Eka juga turut menyebut salah satu faktor yang membuat Timnas Putri Indonesia berhasil dijebol hingga 7 kali oleh Thailand adalah karena minimnya waktu latihan yakni hanya 7 hari. Belum lagi pemilihan wasit asal Vietnam juga disebut-sebut jadi penyebab lainnya.
Narator menyebutkan soal bukti-bukti dugaan kecurangan yang dilakukan wasit asal Vietnam, mulai dari kontak pelanggaran yang dilakukan kiper Indonesia begitu minim, keputusan yang tak langsung diambil, terindikasi berdiskusi terlebih dahulu dengan asisten wasit di pinggir lapangan, serta keraguan komentator akan adanya pelanggaran lantaran kontak fisik yang dilakukan pemain Indonesia tak terlalu keras.
Sementara laporan dugaan kecurangan wasit asal Vietnam ke FIFA itu rupanya bukan dilakukan Erick Thohir, melainkan hal tersebut hanya sebatas permintaan warganet kepada Ketua Umum PSSI untuk segera laporkan aksi curang tersebut.
Bila dilihat dari akun Instagram resmi PSSI, tidak ditemukan pula kabar soal Erick Thohir yang melaporkan kecurangan wasit asal Vietnam ke FIFA. Justru yang tersaji hanyalah unggahan video pendek Ketum PSSI yang memberikan semangat kepada para pemain Timnas Putri Indonesia.
"Kalian kebobolan 1-6, saya berdiri. Saya tepuk tangan buat kalian. Kenapa? Karena selama permainan kalian lari terus. Di atas keras kalah, kalian lari terus," kata Erick Thohir dalam video 1 menit 18 detik yang diunggah akun Instagram @pssi.