Suara Denpasar - Beredar kabar jika usai mundur dari posisi pelatih Persib Bandung, Luis Milla malah kena denda Komisi Disiplin PSSI sebesar Rp10 juta. Benarkah demikian? Mari simak faktanya.
Beredar video viral dengan judul "Diumumkan Hari Ini, Wilujeng Sumping Benjamin Mora, Ada Apa dengan Milla Di Persib Denda 10 Juta". Video tersebut diunggah oleh kanal Youtube Kilas Footbal pada Jumat (21/7/2023) dan sudah ditonton sebanyak 9,5 ribu kali.
Dalam video tersebut juga terdapat foto thumbnail dengan visual beberapa sosok yang terkait Persib Bandung diantaranya, Luis Milla, Bos Persib Teddy Tjahjono, Pemain baru Levy Madinda dan pelatih klub Johor Darul Ta'zim Benjamin Mora.
Dalam video berdurasi 4:59 menit itu, pada bagian foto thumbnail juga terdapat narasi teks bertuliskan "PERSIB TUNJUK BENJAMIN MORA, KENAPA LAGI LUIS MILLA! DENDA KONDIS PSSI"
Isu tersebut santer setelah mundurnya Luis Milla dari kursi pelatih Persib Bandung. Dari konferensi Pers oleh Persib, Luis Milla mundur karena alasan Masalah Keluarganya di Spanyol.
CEK FAKTA
Berdasarkan hasil penelusuran dengan menonton seluruh isi video, ternyata tidak ditemukan bukti atau fakta kalau Luis Milla telah didenda sebesar Rp10 juta oleh Komdis PSSI. Serta belum benar juga kalau Benjamin Mora sudah menjadi pelatih Persib saat ini.
Isi video hanya berisi cuplikan gambar dan beberapa berita terkait masa lalu Luis Milla yang pernah melatih klub di Eropa, Kedatangan pemain baru Persib Levy Madinda dan isu kepindahan pelatih Benjamin Mora ke Persib. Narator juga tidak menyebutkan sumber asli berita tersebut.
Terkait foto thumbnail itu juga tidak ada hubungannya dengan isi video. Foto tersebut terindikasi fiktif dan hasil editing semata.
KESIMPULAN
Berdasarkan temuan di atas dapat disimpulkan kalau konten video tersebut adalah Tidak Benar (HOAX). karena foto thumbnail tidak ada kaitannya dengan isi video. Berita dalam video itu juga tidak jelas asal sumbernya.
Pembaca diharapkan tetap kritis dan waspada terhadap konten semacam ini agar tidak mudah tertipu dengan berita yang belum jelas dan mengandung Hoax. (*/Dinda)