Suara Denpasar - Beberapa waktu terakhir ini, masyarakat di sejumlah daerah mulai mengkhawatirkan kelangkaan gas LPG 3 Kilogram. Hal ini terutama dirasakan oleh warga Jawa Timur, termasuk Kota Malang, Banyuwangi, dan sekitarnya.
Bahkan, banyak dari warga mengaku sampai harus mencari ke seluruh penjuru wilayah, namun masih kesulitan menemukan gas LPG subsidi tersebut.
Tak ayal, kelangkaan yang membuat masyarakat resah ini pun mendorong warganet untuk mengadu kepada Erick Thohir. Mengingat, selain menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, pria 53 tahun itu juga mengemban tugas sebagai Menteri BUMN.
Lewat akun instagram pribadinya, @erickthohir, sejumlah warganet mengeluhkan kondisi kelangkaan gas LPG yang kini dirasakan masyarakat Jember dan Banyuwangi.
Ada pula yang sampai mengaku tidak bisa memasak dikarenakan kelangkaan gas bersubsidi tersebut.
"Pak @erickthohir tabung gas mulai langka, harga mau naik. Kalau iya segera saja daripada sekarang mutar-mutar nyari mau beli kosong," kata akun bernama @ningfanani.
"Pak kenapa wilayah malang Jember Banyuwangi Situbondo sangka langka banget tabung gas 3 Kg sampai tetangga mulai kemarin gak bisa masak karena kesulitan beli tabung gas 3 kg-an," keluh akun bernama @bu_di781.
"Pak gas LPG di Banyuwangi susah pak. Kasihan rakyat kalau kayak gini mau masak susah," komentar akun bernama @richahfauziah.
Selain melayangkan beberapa keluhan, ada juga yang turut meminta Erick Thohir agar tidak terlalu fokus mengurusi sepak bola saja, tetapi juga harus cepat menangani keteledoran BUMN yang dinilai jadi penyebab masalah ini.
"Pak jangan ngurusin bola aja pak, ini BUMN jadi teledor. Gas langka dari 1 bulan yang lalu, beli gas harus pake ktp, jumlah pembelian dibatasi 2 tabung untuk 3 hari sekali dan stok sangat sedikit. Cari di mana-mana susah," tulis pemilik akun bernama @satrio_adiss. (*)