Suara Denpasar - Pemain AFC 34 Alkmaar Madrid Augusta terpaksa memupuskan harapannya usai dicoret dari seleksi Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2023.
Pemain akademi klub amatir Belanda tersebut menjadi salah satu yang dicoret oleh pelatih Bima Sakti setelah mengikuti rangkaian seleksi tahap awal di Jakarta.
Meski begitu, Madrid Augusta tetap mendapatkan dukungan dari sang ayah, Sydney Danco.
Seperti dilansir dari bolatimes pada Selasa (1/8/2023), Sydney memberikan nasihat kepada Augusta dengan melampirkan sebuah berita yang mengatakan bahwa kualitas pemain luar negeri kalah jauh dibandingkan pemain lokal di timnas Indonesia U-17.
Lalu di captionnya Sydney menulis, "Belajar lagi ya Drid #abroad #diaspora".
Selain Madrid Augusta, pemain abroad lainnya seperti Staffan Qabiel, Mahesa Ekayanto dan Aaron Nathan Ang turut dicoret oleh Bima Sakti.
Hanya ada Aaron Liam Suitela pemain diaspora yang kini masih bertahan di TC seleksi timnas Indonesia U-17.
Pemain lokal pun juga turut dipulangkan, seperti Dimas Arya, Muhammad Afazriel, dan Muhamad Gaoshirowi.
Sementara itu, pemain yang dicoret tersebut akan digantikan oleh 7 pemain baru yang diambil dari 17 nama pemain yang telah menjalani proses seleksi dari 12 kota.
Para pemain muda yang lolos dari 12 kota namun gagal menembus skuad utama untuk Piala Dunia U-17, nantinya akan direkomendasikan ke klub-klub Indonesia yang memiliki tim kelompok umur di Elite Pro Academy (EPA).
Rekomendasi itu adalah sebuah upaya agar bakat para pemain muda tersebut terus berkembang di tempat yang tepat.(*/Rizal)