Suara Denpasar- Baru-baru ini nama Emil Audero Mulyadi, kiper keturunan Indonesia yang bermain untuk Sampdoria tengah menjadi perbincangan di sepakbola Italia.
Bukan karena prestasinya namun dirinya harus tersandung kasus penggelembungan nilai transfer Juventus yakni kasus capital gain.
Melansir dari Suara.com, kasus ini terungkap saat Guardia di Finanza atau polisi keuangan Italia menggeledah markas Sampdoria beberapa hari yang lalu.
Dilaporkan dari Football Italia, Selama penggeledahan polisi Italia memulihkan berbagai dokumen terkait transfer pemain dan mencari bukti-bukti yang mengarah capital gain yang dipalsukan, Jum'at (04/08/2023).
Polisi Italia tersebut menemukan percakapan yang bocor terkait transfer Emil Audero dari Juventus ke Sampdoria.
Percakapan pertama antara direktur Juventus saat itu, Federico Cherubini dan agen Giampiero Porchetta terkait dengan transfer Emil Audero ke Sampdoria.
Tentunya kejadian tersebut banyak memberikan spekulasi bahwa Emil Audero terkena Karma Karena telah menolak naturalisasi Timnas Indonesia.
Perlu diketahui, sebelum terkena kasus Capital Gain ini, Emil sempat mendapat tawaran untuk dinaturalisasi agar bisa membela Timnas Indonesia. Namun saat itu, pihak keluarga terutama ayahnya, menolak tawaran tersebut.(Rizal/*)