denpasar

Fakta Gelap di Balik Kemegahan JIS, Anak-Anak Belajar di Permukiman Kumuh Usai Digusur

Suara Denpasar Suara.Com
Sabtu, 05 Agustus 2023 | 06:15 WIB
Fakta Gelap di Balik Kemegahan JIS, Anak-Anak Belajar di Permukiman Kumuh Usai Digusur
Fakta Gelap di Balik Kemegahan JIS, Anak-Anak Belajar di Permukiman Kumuh Usai Digusur (IG @aniesbaswedan)

Suara Denpasar - Jakarta International Stadium alias JIS merupakan stadion megah yang dibangun di DKI Jakarta.

Pembangunan stadion dengan standar internasional itu sudah direncanakan sejak lama, kemudian diselesaikan oleh gubernur periode 2017-2022.

Anies Baswedan merupakan Gubernur DKI Jakarta yang menyelesaikan pembangunan stadion tersebut.

Kemegahan JIS tak jarang jadi kebanggaan, pasalnya stadion itu berdiri megah di Jakarta dan dilengkapi dengan sistem dan fasilitas transportasi umum yang baik.

Akan tetapi ternyata ada fakta gelap di balik megahnya bangunan stadion berstandar internasional itu.

Fakta tersebut diungkap oleh seorang warga bernama Paulus Melatuanan, ia merupakan warga gusuran JIS.

Usai digusur, dirinya menceritakan bahwa ia terpaksa tinggal di pemukiman kumuh, dirinya tidak bisa membayar biaya bulanan di rumah susun yang sudah disediakan Pemprov DKI Jakarta untuk warga yang terdampak penggusuran.

"Ketika sudah selesai pembangunan dan peresmian, kami sudah bangga banget, eh pasti kami ditempatin di rusun itu secepatnya, tapi tunggu-tunggu sampai saat ini belum," tutur Paulus dilansir Suara Denpasar dari kanal YouTube KOMPASTV pada Jum'at, (4/8/2023).

"Harga di luar jangkauan banget, dari Jakpro awal nawarin itu 1,5 per bulan, (saya) tidak sanggup, lalu diturunin lagi dengan harga 700 pun kami pun pikir bahwa kami belum mampu," jelasnya.

Baca Juga: CEK FAKTA: Habis Kesabaran karena Polemik JIS, PSSI Dibekukan FIFA

Paulus Melatuanan merupakan warga penggusuran JIS yang juga seorang guru bimbingan belajar alias Bimbel di rumahnya.

Dirinya menceritakan bahwa setelah digusur, terpaksa ia harus mencari tempat baru untuk anak-anak bisa belajar.

Kini, anak-anak harus belajar di bangunan seadanya di daerah pemukiman kumuh samping stadion megah tersebut.

Mulanya, Paulus ditanya soal kegiatannya di daerah JIS sebelum penggusuran.

"Bimbel, bimbingan belajar anak-anak SD, juga SMP, tiba-tiba ada penggusuran, kami mikir juga agar anak-anak ini mengerti tentang pendidikan kan," tutur Paulus.

"Nah aku cari lagi, nah dapat di sini," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI