Suara Denpasar - Gemas dengan polemik terkait Jakarta International Stadium (JIS) yang seolah tak kunjung usai, legenda hidup Persija Bambang Pamungkas usul kalau nama JIS diganti menjadi 'Jakarta Independence Stadium'.
Agaknya nama ini beralasan dipilih oleh Bambang Pamungkas. kepanjangan JIS menjadi Jakarta Independence Stadium mempunyai makna bahwa stadion itu harusnya memiliki nuansa kemerdekaan yang jauh dari saut paut kepentingan beberapa pihak, bahkan kepentingan politik.
Melansir dari unggah Bepe di akun Instagram pribadinya @bepe20, ia mengungkapkan jika usulannya nama itu dimaksudkan agar Stadion JIS lepas dari unsur yang malah membuat kisruh banyak pihak.
"Mungkin kita perlu mengubah nama Jakarta International Stadium, menjadi Jakarta Independence Stadium. Agar kita dapat memerdekakan stadion ini, dari segala unsur yang berpotensi menimbulkan perpecahan di masyarakat," tulis mantan pemain yang pernah mengenakan ban Kapten Timnas Indonesia ini.
Tak ingin pernyataan itu disalahartikan, Bepe juga menambahkan kalau yang ia tuliskan sebetulnya hanya sebagai bentuk curhatan unek-unek saja karena gemas melihat perkara stadion malah bisa menimbulkan perpecahan.
Secara pribadi Bepe juga tak bermaksud untuk memihak atau menyerang pihak manapun yang terkait atas polemik yang membelit stadion JIS ini.
"Saya tidak sedang mengambil posisi untuk berhadapan dengan siapapun. Pun demikian, saya juga tidak sedang ingin mendekat kepada pihak mana pun. Apa yang saya sampaikan hanyalah apa yang ada dalam pikiran saya," lanjut pria yang pernah menjadi manajer Persija itu.
Venue Jakarta International Stadium ini merupakan proyek yang digarap Anies Baswedan saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Menjelang gelaran Piala Dunia U-17 2023 banyak pihak yang menyoroti kekurangannya. Salah satunya perkara rumput yang belum sesuai standar FIFA. (*/Ana AP)