Suara Denpasar - Dikawal Bonek (Supporter Persebaya), warga Malang Ini naik sepeda dari kotanya menuju Stadion Gelora Bung Tomo. Hal ini ia lakukan demi suarakan keadilan untuk korban Tragedi Kanjuruhan.
Warga kota Malang itu bernama Miftahuddin Ramly alias Midun. Ia menyuarakan keadilan atas tragedi Kanjuruhan dengan mengendarai sepeda pancal singgah di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Kota Surabaya, Jawa Timur.
Ia mengaku senang saat tiba di Surabaya dan disambut dengan akrab oleh Bonek. Beberapa orang Bonek juga mengawalnya sampai tujuan.
"Saat melintas di Surabaya saya dikawal Bonek, Alhamdulillah sambutannya akrab sekali, ini di luar dugaan, saya tidak membayangkan kalau semudah ini perjalanannya," ujar Miftahuddin Ramly di Surabaya seperti yang dikutip dari Suara.com pada Rabu (9/8/2023)
Midun tiba di Surabaya pada hari Jumat (4/8/2023) sekitar sore hari seusai laga Persebaya versus Persikabo 1973 di Gelora Bung Tomo.
Midun sendiri punya misi kemanusiaan untuk bersepeda menyambangi setiap stadion yang ada di kota-kota yang ia lewati. Ia menggunakan sepeda dengan hiasan keranda mayat bertuliskan 'Justice For Kanjuruhan".
Hal ini Midun lakukan untuk menyuarakan keadilan bagi para korban Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang pada Oktober 2022 lalu.
"Misi saya untuk perdamaian dengan masing-masing suporter di daerah dan sekaligus memberi himbauan agar tidak mengulang kejadian di Kanjuruhan," ungkap Midun.
Dalam aksinya ini, ia beri nama "Ekspedisi Lintas Stadion Jalur Pantura Malang-Jakarta". Target Midun adalah akan bersepeda sampai Jakarta pada 17 Agustus 2023.
Baca Juga: Rusuh Pertandingan Persik Vs Arema, Ketum PSSI Erick Thohir Ingatkan Tragedi Kanjuruhan
Stadion Gelora Bung Tomo merupakan salah satu titik yang ia lalu dalam aksi ini, sebelum ia akan melanjutkan bersepeda ke beberapa kota di jalur Pantura. (*/Dinda)