Suara Denpasar – Pasca FIFA menunjuk 4 stadion sebagai venue Piala Dunia U-17, kini Kementerian PUPR bergerak cepat untuk melakukan renovasi di sejumlah stadion.
4 stadion yang bakal digunakan sebagai venue utama Piala Dunia U-17 antara lain Jakarta International Stadium (JIS), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), dan Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya).
Dilansir dari laman Kemenpora pada Kamis (10/8/2023), dari hasil rapat koordinasi antara PSSI, Kemenpora dan Kementerian PUPR, renovasi akan dilakukan meliputi 4 stadion utama dan sejumlah sation pendukung Piala Dunia U-17.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, untuk melakukan renovasi tersebut dana yang dibutuhkan mencapai Rp100 miliar.
"Karena hanya renovasi, kira-kira tidak lebih dari Rp 100 miliar," tuturnya.
Basuki menambahkan, dari 4 stadion utama yang digunakan sebagai venue utama hanya JIS yang memerlukan perhatian khusus. Hal ini meliputi penjahitan rumput, hingga perbaikan akses keluar-masuk area stadion.
Tak hanya itu, rencananya akan ada pembagian tugas dalam upaya renovasi Jakarta International Stadium. Untuk pengerjaan area dalam stadion akan dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. Sementara area bagian luar stadion akan dikerjakan oleh Kementrian PUPR.
Termasuk pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO), untuk memudahkan akses dari JIS menuju kawasan Ancol, maupun sebaliknya.
"Pembagian tugasnya akan dilakukan Pemprov DKI mulai dari rumput dan akses didalamnya. Kami membangun JPO yang menuju parkiran Ancol yang panjangnya 430 meter dan lebar 5 meter," ujarnya.
Sementara mengenai kondisi 3 stadion lainnya, Basuki mengatakan bila stadion dalam kondisi cukup baik.
"Alhamdulillah tiga ini Si Jalak Harupat oke, Manahan oke, Gelora Bung Tomo oke, lapangannya oke, kecuali lapangan parkirnya diaspal lagi. Jalak harupat selesai pitch stitching, artinya rumput dijahit," jelas Menteri Basuki.
Seperti diberitakan sebelumnya, perhelatan Piala Dunia U-17 akan berlangsung pada 10 November-2 Desember 2023 mendatang.
Sementara itu, pihak perwakilan FIFA akan kembali ke Indonesia pada 26 Agustus mendatang untuk mengecek kembali. (*/Ana AP)