Suara Denpasar - Persija Jakarta gagal melanjutkan tren kemenangannya saat ditahan imbang 1-1 oleh Borneo FC pada pekan ke-7 Liga 1 2023/24 di Stadion Patriot Chandra Bhaga Rabu malam (9/8/2023).
Atas kekalahan itu, pelatih tim Macan Kemayoran Thomas Doll angkat suara mengenai sejumlah keputusan wasit yang tidak tepat, terutama ketika Riko Simanjuntak dilanggar di kotak penalti Borneo FC.
Mantan pelatih Borussia Dortmund itu bahkan ingin Liga 1 segera mungkin menerapkan teknologi VAR.
"Padahal itu sangat jelas di depan wasit.. tapi tidak ada penalti untuk pelanggaran terhadap Riko.. itulah kenapa saya sudah tidak sabar diterapkannya teknologi Februari nanti," ungkap Thomas dikutip dari akun Instagram @persija pada Kamis (10/8/2023).
"Ini membuat saya sangat kecewa karena seharusnya dengan situasi itu Persija unggul," tambahnya.
Protes kepada wasit juga dilontarkan oleh pendukung Persija, Jakmania.
"Wasitnya matanya rabun.. kocak banget.. para Jakmania emosi tingkat tinggi banget.. sudah geram kinerja wasit," protes @hamid_bad_the_gonk.
"Tuh kan seharusnya itu penalti.. lagian wasitnya masih bocil umur 23 asal Bandung.. kok bisa ya umur segitu udah memimpin pertandingan," tambah @asep_hdi.real.
"VAR mah gampang.. yang paling utama wasit harus paham law in game.. mau ditunjukin VAR ribuan kali kalo pada dasarnya wasit kurang menguasai law in game hanya akan percuma," komentar @wisnu.harimurti_
Hasil ini akhirnya membuat tim Macan Kemayoran tertahan di posisi ketiga di klasemen sementara musim ini. Yakni dengan koleksi 12 poin.
Sementara dua tim teratas, Madura United FC dan PS Barito Putera jadi pemuncak klasemen dengan sama-sama berhasil mengumpulkan 13 poin.(Rizal/*)