Suara Denpasar – Thomas Doll, pelatih Persija Jakarta mengatakan jika Stadion Patriot yang saat digunakan timnya melawan melawan Borneo FC, pada Rabu (9/8/2023) tengah tidak kondusif.
Doll mengatakan jika lapangan tersebut memiliki banyak genangan air saat pertandingan Persija Jakarta vs Borneo FC digelar.
Menurut Doll, kondisi Stadion Patriot yang demikian disebabkan sehari sebelumnya sudah lebih dulu digunakan untuk pertandingan Bhayangkara FC melawan Persebaya.
Meski demikian, Thomas Doll tidak menyalahkan kondisi lapangan atas imbangnya pertandingan pelatih Persija Jakarta saat menjamu Borneo FC.
"Lapangannya tidak masalah. kita bisa melihat ada banyak air. Kemarin ada pertandingan di sana. Itu tidak ideal untuk lapangan. Tapi itu bukan masalah," kata Thomas Doll, dikutip dari Suara.com.
Kemudian Doll malah menyalahkan keputusan wasit yang dinilainya sering memberikan keputusan tidak tepat selama jalannya pertandingan, terutama saat Riko Simanjuntak ditarik bajunya di kotak penalti Borneo FC.
"Tapi saya mau protes kepada wasit karena jelas bahwa tadi Riko ditarik bajunya pada babak pertama, dan begitu pula di babak kedua ada kemungkinan penalti karena ada sedikit benturan Riko dengan kiper," tutur Thomas Doll.
Namun, Thomas Doll tetap menganggap pemainnya telah memberikan sumbangsi terbaiknya saat menjamu Borneo FC.
Bahkan ia juga meminta pemainnya tidak terlalu memikirkan perolehan tiga poin setelah ditahan imbang pada pertandingan kemarin.
Hal ini rupanya juga menjadi strategi Thomas Doll untuk membangun mental pemainnya mengingat mereka akan menghadapi Madura United pada akhir pekan ini.
"Setelah pertandingan ini saya bilang kepada para pemain kita tidak boleh menundukkan kepala karena kita sudah di jalur yang bagus, karena mental pemain sudah terlihat dan mental itu juga terlihat bagus.Ini bagus untuk menjadi bekal lawan Madura di akhir pekan ini," pungkas Thomas Doll (*/DInda)