Suara Denpasar – Istri pemain Persib Bandung Ciro Alves, Maria Eduarda ikut mengkritisi keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Seperti diketahui, Komdis PSSI telah menjatuhkan sanksi kepada tiga pemain Persib Bandung Marc Klok, Ciro Alves, dan Putu Gede pasca menghadapi Persis Solo di pekan ke-7 BRI Liga 1.
Marc Klok melakukan pelemparan botol minuman kepada penonton sementara Ciro Alves dan Putu Gede menunjukan gestur jari tengah. Ketiganya mendapat denda Rp75 juta.
Ciro dan Klok mendapat larangan bermain dalam dua pertandingan, sementara Putu Gede empat pertandingan.
Maria Eduarda pun menyoroti keputusan PSSI yang diberikan kepada pemain Persib Bandung.
Melalui Instagram story @dudamondadori (12/8) ia menampilkan momen saat dua suporter mengenakan pakaian serba hitam di tribun penonton melakukkan tindakan provokasi yang membuat tiga pemain Persib tersebut murka.
Maria Eduarda kemudian menandai PSSI dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir pada story Instagram tersebut.
“Bagaimana hukumannya untuk penonton yang memprovokasi @erickthohir @pssi,” tulis Maria.
Sementara dari pihak Persib Bandung pun saat ini menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan ini.
“Namun untuk ketiga pemain yang terkena sanksi larangan bertanding, PERSIB sedang mengupayakan banding,” bunyi keterangan di laman resmi klub.
Ciro Alves sendiri sempat memberikan ungkapan kekecewaan atas hukuman ini.
“Saya sangat sedih dengan kabar dari Federasi yang mau menghukum saya (2 pertandingan) dan menghukum (denda) Persib atas aksi yang terjadi di pertandingan terakhir, melawan Persis Solo. Direkam (amatir) oleh fans yang berbicara jelek terhadap saya dalam perjalanan keluar lapangan,” kata Ciro di akun @cirooficial.***