Suara Denpasar - Tim Indonesia U-23 sudah bertolak ke Thailand pada Senin (14/8) untuk mengikuti Piala AFF U-23 2023 yang akan berlangsung 17-26 Agustus mendatang.
Akan tetapi, kedatangan 23 pemain Timnas Indonesia yang diboyong pelatih Shin Tae-yong, kabarnya malah dibiarkan begitu saja di bandara tanpa adanya penyambutan dari Thailand selaku tuan rumah di ajang tersebut.
Oleh karena itu, hal ini pun lantas membuat Thailand dicap sebagai tuan rumah terburuk.
Kabar ini diungkap kanal YouTube Timnas Garuda Team pada Selasa, 15 Agustus 2023.
"TUAN RUMAH TERBURUK!! Gak Disambut Thailand Sama Sekali, Padahal Timnas Indonesia JUARA SEA GAMES," demikian narasi yang disertakan pada judul video.
Selain itu, kreator konten tersebut juga menambahkan ilustrasi para pemain Timnas Indonesia pada sampul video. Tak lupa dilengkapi pula dengan narasi lain berupa 'Thailand Gak Becus Jadi Tuan Rumah, Pemain Timnas Indonesia U-23 Dibiarkan di Bandara Tanpa Disambut'.
Meski baru diunggah dalam hitungan jam, video berdurasi 8 menit 6 detik itu telah diputar sebanyak 9,5 ribu kali.
Simak hasil penelusuran cek fakta terkait video yang beredar tersebut.
Penjelasan:
Kabar mengenai pemain Timnas Indonesia U-23 yang dibiarkan di bandara dan tidak disambut Thailand selaku tuan rumah Piala AFF merupakan berita yang menyesatkan.
Pasalnya, setelah dilakukan penelusuran, konten tersebut sama sekali tidak menyajikan bukti video yang memperlihatkan kedatangan Timnas Indonesia yang dibiarkan di bandara.
Selain memberitakan seputar keberangkatan Timnas Indonesia U-23 ke Thailand, konten tersebut juga membahas antusiasme Gibran Rakabuming Raka selaku Walikota Solo lantaran Stadion Manahan yang berada di wilayah kerjanya itu digunakan sebagai venue Piala Dunia U-17.
Sementara itu, PSSI sendiri memang telah mengabarkan bahwa Timnas Indonesia U-23 telah tiba Thailand melalui akun Instagram resminya.
"Timnas U-23 Indonesia telah tiba di Rayong, Thailand, dan siap memberikan yang terbaik untuk Merah Putih pada gelaran Piala AFF U-23 2023," tulis PSSI, sebagaimana dikutip Suara Denpasar, Selasa (15/8/2023).
Kendati demikian, dalam keterangannya itu, PSSI sama sekali tidak menyinggung soal penyambutan yang diberikan negara tuan rumah.