Suara Denpasar – Stadion Jakarta International Stadium (JIS) yang dipercaya sebagai salah satu venue event sepak bola bergengsi Piala Dunia U-17 2023 sempat menuai polemik masalah rumput lapangan yang disebut-sebut tak sesuai dengan standar FIFA.
Alasan itulah yang kemudian membuat JIS jarang digunakan sebagai venue pertandingan berlevel internasional seperti laga Timnas Indonesia di agenda FIFA Matchday maupun sebagai home base dari tim Liga 1 asal Jakarta, Persija Jakarta.
JIS yang diresmikan pada bulan April 2022 termasuk dalam stadion dengan daya tampung cukup besar nomor 7 di Asia.
Stadion yang berada di wilayah Jakarta Utara itu berkapasitas 82 ribu penonton. Walau menuai polemik di sepak bola, JIS rupanya juga memiliki fungsi lain bagi masyarakat.
Dilansir dari moots suara.com pengelola JIS yakni Direktur Bisnis Jakpro, I Gede Adi Adnyana menyebut stadion yang berada di dekat Danau Sunter Utara itu dapat menunjang dalam sektor wisata.
Selain itu, JIS tercatat juga pernah menjadi venue konser band legendari Indonesia, Dewa 19 dan juga sempat menjadi tempat shalat berjamaah saat Idul Fitri 2022 lalu.
Adi menambahkan bahwa lokasi JIS cukup strategis karena dekat dengan sejumlah fasilitas publik lain termauk hotel sehingga JIS bisa menjadi destinasi wisata baru di Jakarta.
Nantinya pihak Jakpro juga akan menambah fasilitas untuk memudahkan akses pengunjung masuk dan keluar JIS.
Melalui pembangunan jalan yang akan terintegrasi dengan jalan tol dan jalan arteri.
“Itu benar-benar memudahkan orang yang mau masuk ke JIS atau keluar JIS,” jelas Adi dilansir Suara Denpasar dari laman Moots, Kamis (17/8/2023).
JIS saat ini menjadi salah satu stadion yang dipersiapkan PSSI sebagai venue pertandingan Piala Dunia U-17 2023 yang akan dihelat pada 10 November – 2 Desember 2023 mendatang. (*/Ana AP)