Suara Denpasar – Beberapa waktu yang lalu, Erick Thohir kembali memberikan pernyataan tegas kepada klub-klub yang ada di liga 1 terkait pemanggilan para pemain untuk bergabung ke timnas Indonesia.
Hal ini seperti yang dikutip dari akun instagram @jakartastadium, Selasa (22/8/2023), Erick Thohir menyatakan, baik PSSI maupun pemerintah akan tegas terhadap klub liga 1 yang mempersulit timnas Indonesia dalam pemanggilan pemain.
Bahkan disebutkan juga bahwa pihaknya dalam hal ini PSSI, akan berpikir untuk membantu klub-klub tersebut merenovasi stadion yang dimiliki.
“Ini saya bukan ancam ya, saya mau bangun klub yang cinta Indonesia juga dong, kan pemerintah membangun Rp 1,9 triliun loh, kalau klub-klub bisa enggak renovasi sampai Rp 1,9 triliun? Bisa enggak klub-klub bikin stadion besar? Kan enggak,” ujar Erick Thohir.
“Berarti artinya ada apa? Saling keseimbangan antara pemerintah dan swasta, kan kita harus saling dukung," ujar Erick Thohir menambahkan.
Hingga pada pernyataannya, Erick Thohir pun menyampaikan tentang Jakarta International Stadium (JIS) yang nanti akan dipakai juga oleh klub milik ibukota yakni Persija Jakarta dimana JIS menurutnya telah dibantu dalam hal renovasi, sehingga bagi klub yang masih saja mempertahankan pemainnya untuk tidak bergabung ke timnas Indonesia akan menjadi catatan tersendiri baginya.
“Kita mau bangun sama-sama pokoknya, maunya [tahan pemain], ya enggak bisa dong, ya saya catat, pasti nanti suporter akan sedih,” jelas Erick Thohir.
“Karena suporter pasti ada yang 'Merah Putih', ada yang Persija, ada yang PSM. Apalagi, kami sedang memfasilitasi stadion untuk dimiliki PSM, termasuk JIS ini kami renovasi untuk Persija juga, bukan hanya timnas kan?” lanjutnya.
Dengan pernyataan Erick Thohir ini, tidak membuat para pecinta sepak bola pendukung klub Persija atau pun PSM merasa khawatir, justru mencecar balik dengan sikap dari Ketua Umum PSSI tersebut.
“Yang bangun JIS kan PEMPROVDKI dan Jakpro begitupun pas renovasi, gak ada kontribusi PSSI disitu,” sindir @iqballe_07.
“@iqballe_07 bingung kan lu? Apalagi gue, merasa dia dan federasi yang bangun tuh stadion,” timpal @adioxa.
“Ketumnya juga harus ngerti, kalau pemain yang gaji klub, yang ngontrak pemain klub, yang ngerawat pemain yang cedera setelah bela timnas juga klub. jadi ya wajar dong kalo mereka menjaga asetnya. Apalagi tuntutan yang tinggi dari manajemen dan suporter. selagi klub taat sama aturan FIFA ya gak ada masalah,” tambah @bagusdwiaprilyanto.
“BERPOLITIK LAH TERUS WAHAI PSSI,” kata @ilhamm_food93.(Rizal/*)