Suara Denpasar - Skuad Bali United asuhan Stefano Cugurra alami trend buruk di dua pertandingan terakhir.
Bali United harus mengalami kekalahan telak atas Lee Man FC di Kualifikasi Liga Champions Asia dan kemudian disusul kekalahan atas Persis Solo di Liga 1.
Kekalahan yang dialami Bali United tersebut bisa saja dikarenakan oleh jadwal pertandingan yang begitu padat.
Bagaimana tidak, dalam 8 hari saja anak asuh Stefano Cugurra menjalani 3 pertandingan tanpa recovery penuh.
“Kami dalam waktu 8 hari bermain sebanyak 3 kali pertandingan,” ujar pelatih Bali United, Stefano Cugurra dikutip dari laman LIB.
Dari tiga pertandingan yang dijalani, Bali United hanya meraih satu kemenangan saat menjamu PSM Makassar di Stadion I Wayan Dipta.
Mengalami kekalahan beruntun, Stefano Cugurra menekankan bahwa tim manapun pasti tidak ada yang ingin kalah di setiap pertandingan. Tapi di sepak bola apapun bisa terjadi.
“Pasti tidak ada tim yang suka kalah dan hal ini wajar. Terpenting saat ini tim harus kerja keras dan kembali fokus latihan memperbaiki yang kurang,” imbuhnya.
Jelang laga pekan ke-10 Liga 1 musim ini, Bali United memiliki waktu istirahat yang cukup panjang.
Baca Juga: Tak Puas dengan Performa Persija, Thomas Doll Beri Kode Bakal Belanja Pemain Baru di Putaran Kedua
Dengan begitu, Stefano Cugurra lebih memfokuskan recovery kepada pemain Bali United supaya tidak mengalami cedera.
"Saat ini fokus tim buat recovery pemain agar tidak ada yang cedera,” pungkasnya.
Laga Bali United melawan PS Barito Putera akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Minggu (26/8) malam.(*/Rizal)