Suara Denpasar – Cinta lama bersemi kembali alias CLBK, begitu kira-kira yang bakal dirasakan oleh supporter Persebaya Surabaya, bonek mania jika pelatih asal Portugal ini benar akan tukangi Bajol Ijo.
Sosok asal Portugal yang disebut-sebut bakal CLBK dengan bonek mania adalah Divaldo Alves. Eks Pelatih Persik Kediri ini dikabarkan menjadi kandidat kuat untuk menduduki kursi kepelatihan yang ditinggal Aji Santoso.
“Persebaya Kabarnya Sudah Deal Lisan Dengan Mantan Pelatih Persik Kediri Yaitu Divaldo Alves,” tulis akun fanbase @suksesbolatransfer pada Selasa (22/8 /2023).
Unggahan ini pun menuai respon dari bonek mania. Tak sedikit yang setuju bila Divaldo Alves kembali ke Surabaya.
“CLBK Iki judule,” komentar akun @ alfinriski77
“Dulu di suruh out waktu LPI , skrng di ajak gabung lagi,” komentar akun @ omendar987
“Pelatih apikk iki,” komentar akun @ rasetiyoi
Sementara itu melansir dari bolatimes.com pelatih berusia 45 tahun ini memiliki nama lengkap Divaldo Da Silva Teixeira Alves.
Lahir di Luanda, Angola, pada 12 Agustus 1978 ia punya banyak pengalaman di Eropa maupun Liga Indonesia dalam menjadi pelatih.
Tercatat, Divaldo Alves pernah menjadi pelatih di akademi raksasa Portugal, Benfica. Dia juga sempat menjadi pemandu bakat di klub tersebut.
Setelah banyak melatih klub di Portugal, karier Divaldo Alves di Indonesia dimulai pada 2009. Dia menjadi asisten pelatih di PSMS Medan dan membawa PSMS lolos ke perempat final Piala AFC dan semifinal Copa Indonesia.
Karir Divaldo Alves kian cemerlang kala menukangi Persebaya 1927. Dia membawa Persebaya 1927 finish di peringkat kedua Indonesia Premier League (IPL) 2011/2012.
Ia pun memegang rekor di IPL sebagai pelatih yang bisa membawa tim tak terkalahkan dalam 10 laga beruntun dengan rincian 8 kali menang dan 2 kali imbang.
Hengkang dari Persebaya 1927, Divaldo Alves menyeberang ke Malaysia pada awal tahun 2013 untuk menjadi pelatih Negeri Sembilan FC. Kebersamaannya di sana tak lama karena mengundurkan diri pada Mei 2013.
Perjalanan Divaldo Alves sempat berlanjut ke Eropa dengan menjadi staf di klub Lithuania, Kruoja Pakruojis. Dia lalu pergi ke Timur Tengah untuk melatih klub asal Oman, Muscat Club, pada medio 2015.