Suara Denpasar – Nama wonderkid Persib Bandung, Arsan Makarin sempat ramai mendapat sorotan publik pasca mendapat pelanggaran keras dari kiper PSIS Semarang, Adi Satryo pada laga PSIS Semarang vs Persib pekan lalu.
Saat itu, Arsan yang tengah menguasai bola dihantam dengan keras oleh Adi Satryo yang kemudian membuatnya tumbang di atas lapangan.
Beruntung bagi Arsan, hantaman keras dengan Adi Satryo tak membuatnya terkena cedera yang cukup fatal.
Pemain berusia 21 tahun itu hanya mengalami luka robek di pelipisnya dan segera mendapat penanganan dari dokter tim Persib Bandung.
Mendapat pelanggaran keras yang nyaris membuatnya mengalami cedera parah. Arsan mengaku tak merasakan trauma.
Ia justru merasa termotivasi untuk memberi kontribusi positif bagi tim dengan konsisten meraih hasil terbaik disetiap laga.
Arsan juga senang mendapat kepercayaan dari Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak untuk mengisi pos striker yang untuk sementara waktu ditinggal striker andalan Persib, David da Silva karena cedera.
Laga melawan PSIS pekan lalu juga menjadi laga perdana bagi Arsan membela Persib di musim ini.
Dilansir dari laman resmi klub, Arsan siap all out memberikan kemampuan terbaiknya bagi tim berjuluk Maung Bandung.
Baca Juga: Gubernur Koster Ogah Jadi Menteri: Bali Harus Tuntas
“Kalau dipercaya bermain pastinya bermain maksimal dan berusaha berkontribusi untuk tim, meraih hasil terbaik,” ucap Arsan Makarin, Kamis (24/8/2023)
Pada laga melawan PSIS Semarang lalu, Arsan dipercaya tampil selama 10 menit di atas lapang. Meski tak berhasil mencetak gol bagi Persib.
Penampilan yang ditunjukkan Arsan membuat Bojan Hodak merasa puas.
Bukan hanya mereka (Kakang dan Arsan) tapi ada 3-4 pemain lainnya yang bermain dengan baik. Ryan (Kurnia) bermain bagus di 10 menit terakhir. Frets (Butuan) juga menjalani pertandingan yang bagus,” ungkap Bojan. (*/Rizal)