Suara Denpasar - Salah satu calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Bali pada pemilu 2024 yakni Niluh Djelantik mengungkapkan isi pembahasan saat berjumpa dengan Ketut Putra Ismaya Jaya.
Pertemuan antara Niluh Djelantik dengan Ketut Putra Ismaya Jaya itu dijelaskan sebagai temu kangen dengan laki-laki yaitu Ismaya Jaya yang sudah Niluh Djelantik anggap sebagai kakak laki-laki sendiri.
Niluh menjelaskan, dia dan Ismaya Jaya akan berpegangan tangan untuk menjaga Bali sebagai tanah kelahiran mereka.
"Temu kangen, temu rindu karena kami sudah seperti adik kakak, jadi Mbok Niluh sangat mensupport perjuangan Jero Bima panggilan sayangnya Bli Ismaya dan kita memutuskan untuk terus berpegang tangan untuk terus bergenggaman tangan untuk Bali kita bersama," ujar Niluh Djelantik saat ditemui di Made’s Warung, Seminyak, Kuta, Bali, Sabtu (26/8/2023), malam.
Niluh mengaku, dia dan Ismaya Jaya memiliki misi yang sama untuk Bali. Mereka akan melakukan apapun yang mereka bisa, kata Niluh, dengan kekuatan yang mereka miliki untuk kesejahteraan masyarakat Bali.
"Sangat sama karena tujuan kami adalah satu saja untuk rakyat Bali, apapun jalannya kami tempuh tujuannya hanya satu yaitu untuk rakyat Bali. Dan kami akan lakukan apapun yang kami bisa dengan kekuatan yang kami punya untuk kesejahteraan rakyat Bali," tegas Niluh.
Selain itu, sosok Ismaya Jaya bagi Niluh adalah panglima besar yang memiliki caranya sendiri dalam menjaga Bali. Karena Bali adalah tujuan unggulan pariwisata dunia sehingga perlu dijaga keautentikannya.
"Karena Bali kan bukan hanya Bali saja tetapi kan Bali menjadi the centre of excellence, the centre of tourism gitu kan jadi kita gak bisa jalankan sendiri."
"Dan Jero Bima buat Mbok Niluh itu adalah panglima yang melindungi Bali dengan caranya, seperti seorang kakak laki-laki, seperti seorang ayah jadi tugas mbok adalah menggenggam tangan beliau dan kita jalan sama-sama," tandas Niluh Djelantik. (Rizal/*)