Suara Denpasar - Kualitas wasit yang ada di Piala AFF U-23 kembali menjadi sorotan publik terutama terkait kebijakan kontroversialnya yang merugikan timnas Indonesia. Diberitakan jika FIFA telah menghapus piala AFF U-23 tersebut.
Kabar berita ini pun mencuat usai timnas Indonesia menerima kekalahan di partai final Piala AFF U-23 ketika berhadapan dengan Vietnam. Dikabarkan pula jika kabar berita ini pertama kali muncul usai Erick Thohir melaporkan wasit yang melakukan kecurangan pada ajang tersebut.
Narator mengungkapkan jika Erick Thohir telah melakukan pelaporan terkait wasit di partai final Piala AFF U-23 yang melakukan kecurangan sehingga merugikan banyak pihak termasuk timnas Indonesia.
Salah satu akun yang membagikan kabar berita ini yaitu dari kanal YouTube Bos Liga.
Adapun narasi judul yang dikutip dari akun YouTube Bos Liga pada Senin (28/8/2023), yaitu berjudul: "KEBOHONGAN TERBONGKAR ! Akhirnya AFF Di Hapus FIFA Gara-gara Ini, Erick Thohir Masalah Wasit curang."
Apakah benar AFF telah dihapus oleh FIFA usai timnas Indonesia menerima kekalahan?
CEK FAKTA
Video yang memiliki durasi sekitar 3 menit lebih tersebut, mengungkapkan fakta perihal pihak-pihak yang membela timnas Indonesia yang mengkritik kinerja wasit kala bertugas.
Pada video awal terdapat kutipan video terkait presiden FIFA yang telah bekerja keras. Narator hanya membacakan kabar berita yang belum diujikan kebenarannya.
PENJELASAN
Pada tayangan video YouTube yang beredar tersebut menjelaskan jika FIFA telah mengadakan perang terhadap mafia bola. Tetapi hingga FIFA tidak melakukan hal tersebut.
Narator hanya membacakan komentar dan pendapatnya saja terkait kualitas yang diberikan oleh piala AFF yang justru merugikan Garuda muda Indonesia.
Natator mengutip sebuah opini yang cenderung tidak lengkap, antara ketua PSSI, Erick Thohir dengan pernyataan FIFA.
Dengan demikian, opini yang diutarakan oleh narator yang disebarkan hanya melalui media YouTube saja bukanlah sebuah informasi yang teruji kebenarannya.
Kuat dugaan, jika informasi yang diberikan tersebut hanya sepotong-potong dan terlihat tidak lengkap yang kemungkinan hanya bertujuan untuk menaikkan jumlah follower.