Suara Denpasar - Setelah mengalami masa-masa sulit di klasemen bawah Liga 1, Persebaya akhirnya mampu bangkit dengan dukungan dari pelatih sementara, Uston Nawawi.
Tidak diduga bahwa dalam tiga pertandingan terakhirnya, tim Bajol Ijo ini berhasil menjaga gawangnya tetap bersih alias bermain clean sheet.
Di bawah asuhan Uston Nawawi, Persebaya berhasil meraih hasil clean sheet dalam beberapa pertandingan, antara lain saat mengalahkan Persita Tangerang (12/8/2023) dengan skor 1-0, saat berhasil mengalahkan PSM Makassar dengan skor tipis 1-0 (18/8/2023), dan ketika mampu menahan imbang PSS Sleman dengan skor 0-0 (26/8/2023).
Pada pertandingan terakhir, Uston Nawawi sukses membawa Persebaya meraih satu poin berharga dalam pertandingan tandang melawan PSS Sleman dalam lanjutan Liga 1 musim 2023/2024.
Bermain di depan puluhan ribu pendukung tuan rumah, Reva Adi dan kawan-kawan berhasil menghentikan serangan Super Elang Jawa sehingga pertandingan berakhir dengan skor 0-0.
Di Stadion Maguwoharjo tersebut, kendati PSS Sleman mendominasi permainan dengan 60 persen penguasaan bola, tim Bajol Ijo mampu bertahan dengan kuat, mempertahankan gawangnya dari kebobolan.
Meskipun penguasaan bola lebih banyak dimiliki oleh lawan, Uston Nawawi, Pelatih Caretaker Persebaya, merasa puas dengan hasil imbang ini.
Sepanjang 90 menit pertandingan, Bajol Ijo tampaknya fokus pada taktik bertahan, walaupun beberapa kali mendapatkan peluang untuk melancarkan serangan balik.
Sayangnya, peluang-peluang tersebut tidak berhasil diubah menjadi gol. Keputusan untuk menggantikan Ferdinand Sinaga dengan Wildan Ramdhani di babak kedua tidak sepenuhnya mampu mengubah dinamika serangan tim.
Menurut Uston, gaya permainan yang dijalankan oleh Persebaya sejalan dengan rencana taktik yang telah disusun. Ini dibuktikan oleh berhasilnya tim mencatatkan clean sheet lagi. Namun, dalam hal transisi serangan, tampaknya ada beberapa hal yang tidak berjalan sesuai dengan rencana.
”Itu yang harus kami perbaiki lagi, game plan-nya kami berusaha mencuri melalui counter attack, tetapi hari ini kita gagal. Tetapi harus diapresiasi kinerja pemain yang berhasil menciptakan clean sheet,” papar Uston dikutip dari laman Liga Indonesia Baru (29/8/2023).
Di sisi lain, Kadek Raditya, bek tengah Persebaya, merasa senang karena berhasil mencatatkan clean sheet lagi. Baginya, ini bukan hanya kerja dari lini belakang, tetapi juga melibatkan peran aktif para pemain tengah dan depan dalam membantu pertahanan tim.
Dengan hasil ini, Persebaya telah mengumpulkan empat pertandingan tanpa kekalahan, tiga kali clean sheet.
Seluruh pencapaian ini diraih di bawah asuhan Uston sebagai pelatih sementara. Pada pertandingan berikutnya, Persebaya akan menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu mendatang (3/9/2023). (*/Ana AP)