Suara Denpasar - Ketua Umum PSSI Erick Thohir membangun tradisi Guard of Honour di Timnas Indonesia.
Tradisi Guard of Honour tersebut berupa pemberian apresiasi terhadap setiap perjuangan yang dilakukan pemain Timnas Indonesia baik level senior maupun junior.
Baru-baru ini, para pemain Timnas Indonesia U-17 melakukan tradisi tersebut kepada punggawa Timnas U-23 yang pulang ke Tanah Air usai bertarung di Piala AFF U-23 di Thailand.
Menghormati yang lebih tua dan menyayangi mereka yang muda.. merupakan tradisi yang sedang dibangun di PSSI," ungkap Erick Thohir dikutip melalui antaranews.com pada Selasa (29/8/2023).
Menurut Erick Thohir, Timnas Indonesia dari berbagai kelompok memiliki tujuan yang sama, yakni memperbaiki tata kelola sepak bola nasional.
Hasil apapun yang diperoleh, Ketum PSSI itu mengaku tetap bangga dengan semua perjuangan para pemain.
"Kita adalah satu bagian tim nasional yang berkesinambungan.. Garuda Muda, kami bangga," tegasnya.
Sementara itu, tradisi Guard of Honour yang belum pernah dilakukan sebelumnya itu, mendapat berbagai pujian dari warganet.
"Respek.. budaya seperti ini yang harus terus dijaga.. saling support.. terima kasih.. kalian semua membuat kami bangga, tetap semangat.. Indonesia membutuhkan kalian semua.. hatur nuhun pak Erick Thohir atas dedikasi yang luar.. semoga selalu diberikan kesehatan.. Amin," tulis @eddyiskandarsudrajat di kolom komentar postingan akun Instagram @erickthohir.
Baca Juga: Persikabo 1973 Diganyang Arema FC dalam Lanjutan BRI Liga 1, Aji Santoso: Kami Dihukum
"Kok senang ya liatnya.. mereka yang akan menjadi pejuang di senior," tambah @sfc_terkini.
"Terbaik.. terima kasih Garuda Muda.. sangat membanggakan tetap semangat berjuang maju bersama Bapak Ketum PSSI Erick Thohir," pungkas @cheng_ms.
Tradisi Guard of Honour ini juga dapat memberikan motivasi bagi pemain Timnas Indonesia U-17 demi mempersembahkan hasil terbaik di Piala Dunia U-17 2023 mendatang.(*/Rizal)