Suara Denpasar- Beredar kabar bahwa pemain Persija Jakarta, Rizky Ridho resmi diberhentikan dari Timnas Indonesia oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Kabar tersebut diketahui dari unggahan kanal YouTube LIGANYA DAGELAN dengan judul ‘PADAHAL YANG SALAH DOLL!! Erick Thohir Resmi Berhentikan Rizky Ridho Dari Timnas- Tolak Panggilan’ pada, Selasa (22/8/2023) lalu.
Pada thumbnail video tersebut juga dilengkapi dengan kolase foto Erick Thohir dengan narasi ‘JANGAN MACAM-MACAM DENGAN SAJA , SAYA AKAN LANGSUNG CORET DARI TIMNAS’.
Seperti diketahui Rizky Ridho menjadi salah satu pemain yang ditahan oleh klubnya dalam membela membela Timnas U-23 di Piala AFF U-23 2023 lalu.
Lebih lanjut, konten mengenai pemberhentian Rizky Ridho dari Timnas Indonesia oleh Erick Thohir pada kanal YouTube tersebut diunggah dengan durasi 2 menit, 43 detik yang hingga hari ini, Kamis (31/8/2023) sudah disaksikan lebih dari 7,6 ribu kali.
Lantas benarkah kabar tersebut?
CEK FAKTA
Berdasarkan penelusuran untuk cek fakta disebutkan bahwa pemain Timnas Indonesia yang terancam di blacklist adalah Rizky Ridho dan Dzaky Asraf.
“Kedua pemain itu terancam di blacklist dari Timnas Indonesia setelah tidak memenuhi panggilan membela Timnas U-23. Kedua pemain tersebut tidak diizinkan klubnya masing-masing untuk membela Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF U-23 2023 di Thailand,” demikian keterangan yang disampaikan dalam narasi video tersebut.
Sampaikan pula bahwa Erick Thohir membuat keputusan kejam dengan memblacklist pemain yang menolak panggilan Timnas. Namun dalam videonya tersebut tidak ditunjukkan bukti valid bahwa Erick Thohir benar berkata demikian.
Baca Juga: Shin Tae Yong Diprediksi Gunakan Formasi Ini untuk Piala AFF, Buntut Rizky Ridho Ditahan Thomas Doll
Penelusuran terpisah, terkait pemain yang tidak diizinkan klubnya membela atau menolak panggilan Timnas, tidak ada informasi resmi dari PSSI bahwa Erick Thohir secara resmi memberhentikan Rizky Ridho dari Timnas.
Dikutip dari deli.suara.com, Erick Thohir merasa kecewa lantaran adanya klub-klub yang memilih tidak melepas pemain yang dipanggil untuk membela negara.
"Ini pertama kali juga yang namanya Liga dengan PSSI telah bersepakat. Makanya saya kemarin kecewa ketika ada klub yang tidak melepas pemainnya," kata Erick Thohir di SUGBK, Jakarta, Sabtu (17/6/2023) lalu.
"Pemainnya ada di Indonesia tapi tidak melepas. Nanti setelah pertandingan ini saya akan perkuat aturannya," lanjutnya.
Erick Thohir mengaku akan membuat aturan yang mengharuskan tim nasional lebih baik dari klub. Namun, kompetisi juga harus baik sehingga dibutuhkan komitmen.
Dijelaskan bahwa, tidak bisa menyamakan Timnas Indonesia dengan negara-negara di luar negeri. Sebab, pemain-pemain di luar negeri sudah terbukti kualitasnya.