Suara Denpasar - DPD Gerindra Bali menanggapi kepindahan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang merapat ke koalisi Partai NasDem secara elegan.
Ketua DPD Gerindra Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah mengatakan partainya menganut demokrasi pancasila dan politik keluarga sehingga semua partai bagi mereka semua partai adalah sudara.
Kerana itu, PKB yang pada akhirnya keluar dari koalisi Gerindra ke koalisi NasDem itu harus dihargai. Bagi mereka dinamika politik mesti dihormati.
"Apapun itu kami tetap menghormati siapapun kami tidak memandang warna agama semua itu saudara kami. Ini NKRI mereka sudara kami, kami menghormati mereka selayaknya bagaimana kami menghormati saudara kami," ungkap De Gadjah melalui telepon seluler, Sabtu (2/8/2023).
Namun demikian De Gadjah menegaskan bahwa partai Gerindra tidak akan mengkhianati rekan partai dalam koalisi. Dia menyebutnya sebagai saudara seperjuangan.
Terutama kata De Gadjah, kader Gerindra telah didoktrin untuk loyal dan komitmen terhadap apa yang telah terucap dari hati dan pikiran.
"Bahwa kami di Gerindra tidak akan pernah mengkhianti saudara seperjuangan kami, kami dididik, dilatih dan didoktrin untuk loyal dan berkomitmen terhadap apa yang kami ucapkan dari hati dan otak kami," ucap De Gadjah.
"Kami tidak akan pernah mengkhianati koalisi kami, tapi kalau mereka yang berkhianat, mereka yang menipu, mereka yang tidak komitmen, silahkan. Tapi bukan kader Gerindra. Itu instruksi tersurat dari Pak Prabowo," tandasnya. (*/Ana AP)
Baca Juga: PKB ke NasDem, Gerindra Bali Perketat Komunikasi Koalisi Indonesia Maju