5 Sapaan Khas untuk Wanita di Masyarakat Bali Beserta Penjelasannya, Ada yang Sebagai Penanda Kelas Sosial

Suara Denpasar

Minggu, 03 September 2023 | 08:00 WIB
5 Sapaan Khas untuk Wanita di Masyarakat Bali Beserta Penjelasannya, Ada yang Sebagai Penanda Kelas Sosial
5 Sapaan Khas untuk Wanita di Masyarakat Bali Beserta Penjelasannya, Ada yang Sebagai Penanda Kelas Sosial (Pixabay.com/innokurnia)

Suara Denpasar - Pulau Bali tak hanya terkenal dengan keindahan alam dan deretan pantainya yang menarik banyak wisatawan, namun juga budaya dan adat istiadat yang unik dan otentik menjadikan Bali adalah tempat yang selalu memikat hati siapa saja. 

Ketika kita berkunjung ke Bali, pastinya sering mendengar kata-kata sapaan yang unik dan tak ada di tempat lain. Misalnya kata sapaan 'Bli' untuk menyebut pria yang lebih tua.

Tak hanya untuk kaum pria, dalam budaya masyarakat Bali, ada juga beberapa sapaan khas yang digunakan untuk menyebut kaum wanita.

Selain untuk mempererat persaudaraan, ada pula sapaan yang dapat menjadi tanda tingkat kasta yang disandang oleh seseorang tertentu.

Melansir dari Suara.com, inilah lima sapaan khas untuk para wanita yang digunakan oleh masyarakat Bali beserta penjelasannya.  

1. Ninik

Sapaan ini ditujukan untuk menyebut nenek. Sapaan yang paling sering digunakan adalah ninik atau nini. Namun, beberapa daerah di Bali ada juga yang menyebut dengan panggilan lain seperti odah, niyang, atau dadong. Kata-kata tersebut memiliki arti yang serupa.

2. Jero

Jero tidak hanya menjadi sapaan yang berlaku pada kaum pria saja. Kata sapaan ini juga bisa digunakan ketika berhadapan dengan wanita Bali yang berasal dari kasta lebih tinggi. Ada pula panggilan Ratu Biang atau Dayu Biang yang ditujukan kepada keluarga dari kalangan pemuka agama.

baca juga

3. Jegeg

Jegeg atau bisa juga diucapkan Geg ini digunakan jika kalian ingin menyapa remaja perempuan atau wanita yang lebih muda di Bali. Kata 'Jegeg' berarti cantik atau menunjukan sesuatu yang cantik rupawan.

4. Ida Ayu atau Dayu 

Panggilan berupa Ida Ayu atau Dayu menjadi sapaan yang tepat ketika berhadapan dengan wanita yang berasal dari kasta Brahmana. Mereka biasanya dari kalangan pemuka agama yang memimpin upacara-upacara keagamaan, khususnya di agama Hindu.

5. Men 

Kata sapaan ini untuk wanita yang berusia baya. Kata men juga kerap digunakan untuk kata ganti ibu, misalnya Ibu Nyoman menjadi Men Nyoman. Beberapa masyarakat Bali juga bisa mengganti dengan kata mek atau meme yang masih mempunyai arti yang senada. 

itulah sapaan khas untuk para wanita yang digunakan oleh masyarakat Bali beserta penjelasannya. (*/Rizal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan Stefano Cugurra Teco usai Bali United Digebuk PSIS Semarang: Kami...

Alasan Stefano Cugurra Teco usai Bali United Digebuk PSIS Semarang: Kami...

Denpasar | Sabtu, 02 September 2023 | 23:37 WIB

Kubur Mimpi Bali United di Jatidiri, Bomber PSIS Semarang Gali Freitas Dipuji Setinggi Langit

Kubur Mimpi Bali United di Jatidiri, Bomber PSIS Semarang Gali Freitas Dipuji Setinggi Langit

Denpasar | Sabtu, 02 September 2023 | 22:54 WIB

Kecelakaan Lift Renggut 5 Nyawa, Dispar Bali Atensi SOP Perhotelan

Kecelakaan Lift Renggut 5 Nyawa, Dispar Bali Atensi SOP Perhotelan

Denpasar | Sabtu, 02 September 2023 | 17:15 WIB

Terkini

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri

Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:21 WIB

Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti

Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:21 WIB

Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal

Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:20 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

×