denpasar

Pelaku Rasisme Tertangkap, Melempem saat Digertak Pemain Persebaya Yohanes Kandaimu soal Baku Bunuh di Papua

Suara Denpasar Suara.Com
Senin, 04 September 2023 | 15:36 WIB
Pelaku Rasisme Tertangkap, Melempem saat Digertak Pemain Persebaya Yohanes Kandaimu soal Baku Bunuh di Papua
Pelaku Rasisme Tertangkap, Melempem saat Digertak Pemain Persebaya Yohanes Kandaimu soal Baku Bunuh di Papua (Instagram @greencyber.27)

Suara Denpasar - Pelaku rasisme terhadap pemain Persebaya, Yohanes Kandaimu, akhirnya tertangkap. Di hadapan beks kiri Persebaya berusia 28 tahun itu, sang pelaku rasisme langsung melempem saat digertak soal baku bunuh di Papua.

Pelaku rasisme itu menyebut diri di akun instagramnya Ridwan Verde. Dia memiliki akun instagram @r_verde12. Sebelumnya dia membuat komentar berbau rasisme terhadap Kandaimu yang melakukan gol bunuh diri.

Dalam laga ke-11 tersebut, Persebaya berhasil menang dengan skor 2-1. Namun, gol Borneo FC tercipta karena kesalahan Kandaimu.

Gol itu berawal ketika gelandang Borneo FC, Terens Puhiri, mencoba melakukan serangan dari sisi kanan. Kemudian mengumpan ke mulut gawang. Namun Kandaimu yang berdiri di depan gawang mencoba mengamankan. Sialnya, arah bola justru masuk ke gawang sendiri.

"Coret kera Kandaimu @yohanes_kandaimu_50," tulis Ridwan dalam salah satu komentar, usai laga Persebaya vs Borneo FC.

Seketika, dia mendapat hujatan dari pendukung Persebaya lainnya. Dia kemudian menghapus komentarnya tersebut, serta membuat akun instagramnya private, dan menghapus semua foto-fotonya.

Namun, komentar itu keburu di-capture. Kemudian beredar di sejumlah akun base dan para pemain Persebaya. Ridwan pun diburu, dan akhirnya tertangkap.

Dalam salah satu unggahan di akun @greencyber.27 terlihat Yohanes Kandaimu duduk bersebelahan dengan si pelaku rasisme. Di depan mereka sejumlah Bonek dan manajemen Persebaya.

Pelaku rasisme itu terlihat kikuk. Dia menundukkan kepala. Sedangkan Kandaimu tampak memangku satu kakinya sambil berbicara dan sedikit menggertak.

Baca Juga: Beri Support ke Yohanes Kandaimu, Striker Persib Bandung David da Silva Diminta Kembali ke Persebaya Surabaya

Kandaimu mengatakan, sikap rasisme seperti itu membuat orang Papua merasa terhina dan terdiskriminasi. Akibatnya, orang Papua berniat baku bunuh dan baku tembak minta merdeka. Kebetulan, Yohanes Kandaimu asal Kabupaten Mappi, Papua Selatan.

"Gara-gara pembicaraan yang begini yang bikin orang Papua di sana baku bunuh tiap hari," kata Kandaimu.

Pelaku rasisme itu pun terlihat mencakupkan dua tangan, ingin meminta maaf. Kandaimu masih menghardiknya.

"Gampang (memberi maaf)," kata Kandaimu menyergah.

Unggahan ini juga dibagikan ulang beberapa pemain Persebaya. Seperti Ernando Ari, yang juga kiper andalan Timnas Indonesia, melalui instastory.

Sejumlah Bonek lain pun turut mengomentari unggahan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI