Suara Denpasar - Persaingan ketat untuk memperebutkan posisi utama sebagai kiper Timnas Indonesia semakin memanas menjelang pertandingan FIFA Matchday melawan Timnas Turkmenistan.
Situasi ini semakin menarik perhatian karena Nadeo Argawinata telah kembali ke skuad. Nadeo Argawinata akhirnya dipanggil kembali oleh pelatih Shin Tae Yong setelah sebelumnya tidak dimasukkan dalam skuad saat melawan Palestina dan Argentina.
Saat itu, posisi kiper utama dipegang oleh Syahrul Trisna dan Ernando. Sedangkan Nadeo pernah masuk skuad saat Timnas Indonesia menghadapi Burundi, tetapi tidak mendapatkan kesempatan bermain.
Sementara itu, performa Syahrul Trisna menunjukkan penurunan sedangkan Reza Arya terus menunjukkan perkembangan yang positif.
Kegelisahan para penggemar dan pelatih Timnas terkait siapa yang akan berdiri di bawah mistar gawang semakin menjadi perhatian utama.
Nadeo kini telah menemukan kembali performa terbaiknya saat membela Borneo FC dalam musim ini. Posisinya sebagai kiper utama sudah tidak lagi diragukan. Nadeo telah tampil dalam 11 pertandingan dan hanya kebobolan sebanyak 12 kali.
Sementara itu, Syahrul Trisna mulai kehilangan posisi utama di Persikabo 1973. Musim ini, Syahrul hanya tampil dalam tiga pertandingan dan mencatatkan statistik 3 kali kebobolan serta hanya mencatatkan satu clean sheet.
Di sisi lain, Reza Arya Pratama menunjukkan penampilan yang lebih menjanjikan bersama PSM Makassar. Pemain berusia 23 tahun ini telah tampil sebanyak 10 kali dalam kompetisi Liga 1 2023/2024, dengan mencatatkan 10 kali kebobolan dan mencatatkan empat clean sheet.
Dari ketiga nama kandidat kuat tersebut, tentu saja para penggemar sangat menantikan siapa yang mengisi posisi utama kiper utama Timnas Indonesia lawan Turkmenistan mendatang.
Seperti diketahui, pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Timnas Turkmenistan sendiri akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Jumat (8/9) malam. (*/Dinda)