Suara Denpasar - Bek Persib Bandung, Nick Kuipers mengalami 3 pergantian pelatih di Tim Pangeran Biru.
3 pelatih tersebut adalah Robert Alberts asal Belanda, Luis Milla asal Spanyol dan Bojan Hodak asal Kroasia.
Melalui 3 pelatih Persib itu, nasib dan performa Nick Kuipers selalu berubah-ubah.
Seperti dilansir dari Instagram @pelatih.persib pada Rabu (6/9/2023), saat diasuh Robert Alberts, pemain berusia 30 tahun itu sempat mencapai top performanya.
Lalu saat Luis Milla menjadi pelatih kepala Persib, performa Nick Kuipers menurun. Bahkan, nyaris didepak oleh juru taktik berlisensi Pro UEFA itu.
Kemudian di era Bojan Hodak, Nick Kuipers perlahan bangkit kembali menuju puncak performanya.
Sementara itu, dilansir dari transfermarkt.co.id, Robert Alberts ditunjuk sebagai pelatih kepala Persib sejak 3 Mei 2019 hingga 10 Agustus 2022.
Lalu untuk Luis Milla, ditunjuk jadi pelatih kepala Persib sejak 22 Agustus 2022 hingga mengundurkan diri pada 15 Juli 2023.
Kepergian Luis Milla dari Persib itu banyak menimbulkan polemik. Terutama Tim Maung Bandung selalu memperoleh hasil minor di musim ini.
Terakhir, Bojan Hodak seakan memberi suasana baru dengan sikap dan gaya kepemimpinannya di Persib Bandung.
Pelatih berusia 52 tahun itu ditunjuk menggantikan Luis Milla sejak 26 Juli 2023 lalu.
Baru 6 pertandingan yang dilalui Bojan Hodak di lanjutan Liga 1 ini, tercatat membawa kemenangan sebanyak 2 kali, imbang 3 kali dan kalah 1 kali.(*/Rizal)