Suara Denpasar - Telah viral kabar mengenai pengeroyokan terhadap salah seorang korban, diduga pedagang cuanki asal Bandung oleh oknum suporter yang menonton laga Persija vs Persib Bandung.
Melansir dari Suara Joglo, kericuhan tersebut viral hingga banyak pihak menyoroti aksi tersebut. Hal itu mengingat, Liga Indonesia saat ini masih di bawah pemantauan FIFA buntut Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 2022 lalu.
Menindaklanjuti kabar tersebut, Ketua Jakmania Diky Soemarno pun angkat bicara dan berikan klarifikasinya.
Melansir dari Instagram @dikysoemarno, ia bersama tim sudah melakukan penyelidikan mengenai kebenaran kabar tersebut. Namun, fakta yang ia dapatkan ialah korban ternyata bukan penjual cuanki asal Bandung. Korban dengan inisial RAH tersebut bukan Jakmania, bukan pula Bobotoh.
"Perlu diinformasikan berdasarkan klarifikasi yang bersangkutan, bahwa ia bukanlah Jakmania dan juga bukan Bobotoh. Chat whatsapp itu adalah chat saya langsung dengan yang bersangkutan. Jadi sangat amat bisa dipertanggungjawabkan," ungkap Diky Soemarno.
Tak hanya itu, ketua suporter Persija Jakarta itu pun menyampaikan bahwa pihak Jakmania telah memberikan bantuan kepada korban untuk pengobatan. Diharapkan bantuan tersebut dapat memberi semangat untuk korban.
Menanggapi unggahan tersebut, para suporter Liga 1 pun memberikan support kepada semua suporter untuk stop saling provokasi agar kejadian serupa tidak terulang. (*/Dinda)