Tembus 3,55 Persen di Januari 2026, Purbaya Klaim Inflasi Reda Setelah Maret

Dicky Prastya

Kamis, 05 Februari 2026 | 10:04 WIB
Tembus 3,55 Persen di Januari 2026, Purbaya Klaim Inflasi Reda Setelah Maret
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat Rapat Kerja Kemenkeu bersama Komisi XI DPR RI yang digelar virtual, Rabu (4/2/2026). [Screenshot]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya menyatakan inflasi IHK per Januari 2026 mencapai 3,55 persen, melebihi target namun terkendali.
  • Kenaikan inflasi tahunan dipengaruhi efek basis rendah akibat insentif diskon tarif listrik tahun 2025.
  • Inflasi inti sebesar 2,45 persen tetap stabil, sementara inflasi pangan dipengaruhi perbaikan suplai dan peran Bulog.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui kalau inflasi Indonesia lebih tinggi dari prediksi dengan kenaikan mencapai 3,55 persen per Januari 2026.

Namun Menkeu Purbaya mengklaim kalau inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) secara year on year (YoY) itu masih bisa dikendalikan.

"Inflasi IHK berada pada 3,55 persen, sedikit di atas sasaran tetapi masih berada dalam rentang yang dapat dikendalikan," katanya saat Rapat Kerja (Raker) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan Komisi XI DPR RI yang digelar virtual, dikutip Kamis (5/2/2026).

Purbaya menerangkan, inflasi tahunan dipengaruhi low base effect karena pengaruh insentif diskon tarif listrik yang dikeluarkan Pemerintah awal tahun 2025.

Meski melewati target, Bendahara Negara mengklaim kalau tekanan inflasi hanya bersifat sementara dan diprediksi mereda setelah Maret 2026.

"Tekanan yang ada diperkirakan bersifat sementara dan diproyeksikan meread memasuki bulan Maret 2026," lanjutnya.

Ia mengklaim kalau inflasi Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara lain. Menurutnya, inflasi yang stabil memberi ruang bagi aktivitas ekonomi untuk terus bergerak.

Khusus inflasi inti yang rendah, lanjut Purbaya, memberikan ruang untuk pertumbuhan ekonomi lebih ekspansif tanpa menimbulkan tekanan di sisi harga.

Adapun inflasi volatile food berada pada level 1,14 persen setelah periode Natal dan Tahun Baru 2025-2026. Purbaya menyebut suplai yang membaik berkontribusi menjaga inflasi volatile food, didukung peran Bulog yang semakin kuat dan pemangkasan 145 regulasi distribusi pupuk.

baca juga

Sedangkan inflasi inti ada di 2,45 persen yang diklaim Purbaya stabil serta berada dalam kisaran sasaran. Menurutnya, konsumsi masyarakat tetap kuat sehingga menjaga stabilitas inflasi inti. Sementara inflasi administered price, berada pada level 9.71 persen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan

Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 20:41 WIB

KPK OTT Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sekaligus, Purbaya: Saya Dampingi Tapi Tak Intervensi

KPK OTT Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sekaligus, Purbaya: Saya Dampingi Tapi Tak Intervensi

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:41 WIB

Anak Buah Menkeu Purbaya Kena OTT KPK

Anak Buah Menkeu Purbaya Kena OTT KPK

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:34 WIB

Pejabat Tinggi Bea Cukai Pusat Diperiksa KPK, Anak Buah Menkeu Purbaya Pasrah

Pejabat Tinggi Bea Cukai Pusat Diperiksa KPK, Anak Buah Menkeu Purbaya Pasrah

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:06 WIB

Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham

Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:00 WIB

Purbaya soal Bos BEI-OJK Mundur: Pertanda Baik, Mereka Salah dan Harus Tanggung Jawab

Purbaya soal Bos BEI-OJK Mundur: Pertanda Baik, Mereka Salah dan Harus Tanggung Jawab

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:24 WIB

Terkini

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:52 WIB

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:45 WIB

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 20:33 WIB

×