BEM Unud Evaluasi 5 Tahun Kepemimpinan Wayan Koster-Cok Ace, Gagal Dalam 3 Hal

Suara Denpasar | Suara.com

Minggu, 10 September 2023 | 15:50 WIB
BEM Unud Evaluasi 5 Tahun Kepemimpinan Wayan Koster-Cok Ace, Gagal Dalam 3 Hal
Mantan Gubernur Bali periode 2018-2023, Wayan Koster (kanan) dan Cok Ace (Suara Denpasar/ Rovin Bou)

Suara Denpasar - Usai purna tugas sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023 pada 5 September 2023 lalu, Wayan Koster dan Cok Ace mendapat evaluasi dari sejumlah elemen. Baik dari tokoh masyarakat maupun akademisi.

Seperti yang dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana (Unud) Bali. Mereka menyodorkan kajian yang menjadi evaluasi Wayan Koster dan Cok Ace selama 5 tahun menjadi pasangan Bali satu. Kajian itu berjudul "Telaah Kritis Implementasi Visi Bangun Sat Kerthi Loka Bali".

Kajian itu diberikan langsung oleh Presiden BEM Universitas Udayana, Putu Agus Padmanegara kepada Wayan Koster saat acara Serah Terima Jabatan Gubernur Bali dan Perpisahan Gubernur Bali periode 2018-2023, Wayan Koster dan Cok Ace si Art Centre, Denpasar, Jumat (8/9), sore.

"Kajian itu merupakan bagian integral dari upaya untuk mendukung pemerintah dalam mengukur dampak dan efektivitas kebijakan serta program-program yang telah diterapkan selama lima tahun terakhir," terang Presiden BEM Unud, Putu Agus Padmanegara melalui keterangan tertulis, Minggu (10/9/2023).

"Tujuannya adalah untuk memberikan pandangan yang komprehensif dan rekomendasi yang konstruktif bagi Pemerintah Provinsi Bali kedepan dalam perencanaan pembangunan Provinsi Bali dan pengambilan keputusan strategis," sambung Padma.

Dalam kajian tersebut, BEM Unud menilai selama kepemimpinan Wayan Koster dan Cok Ace, pola pembangunan Bali sangat pariwisata sentris. Sehingga mengabaikan aspek pembangunan lainnya. 

Berikut 3 pokok evaluasi BEM Unud selama kepemimpinan Wayan Koster dan Cok sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023. 

1. Sektor Sosio Ekonomi 

Pemprov Bali Periode 2018-2023 menghadapi berbagai tantangan dalam memaksimalkan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata, yang masih menunjukkan ketidaksejahteraan dan ketidakstabilan. Hal ini dikarenakan pembangunan di Bali sangat pariwisata sentris, dengan mengabaikan sektor-sektor potensial lain seperti pertanian dan perikanan. 

Padahal sektor pariwisata merupakan sektor yang rapuh, apalagi pasca diguncang pandemi Covid-19 kemarin, yang menyebabkan pengangguran dan kemiskinan di Bali meningkat. Meskipun pemulihan ekonomi berjalan, namun masih belum maksimal. Maka dari itu, sektor-sektor lain yang lebih stabil seperti pertanian dan perikanan harus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah. 

Selain itu, praktik Mass Tourism di Bali juga menimbulkan masalah yang cukup serius yaitu TKA ilegal dan WNA yang bertindak seenaknya, dalam hal ini pemerintah Provinsi Bali harus serius melakukan pengawasan dan penegakkan hukum. 

2. Sektor Lingkungan dan Agraria

Lingkungan memiliki peranan penting dalam pembangunan berkelanjutan di Provinsi Bali, namun beberapa masalah seperti transisi energi yang belum konkret, risiko Pembangunan LNG di Kawasan Sidakarya, masalah sampah, dan permasalahan terkait Pembangunan Jalan Tol Kerthi Bali menjadi tantangan utama yang harus diatasi demi menjaga keberlanjutan lingkungan. Sampai saat ini masalah-masalah tersebut juga belum terselesaikan. 

3. Sektor Pendidikan

Sektor pendidikan di Provinsi Bali memiliki kinerja yang relatif baik berdasarkan indikator seperti angka partisipasi sekolah, melek huruf, dan indeks pembangunan gender. Namun, masih ada beberapa permasalahan yang perlu diperhatikan, termasuk disparitas dalam distribusi tenaga pendidik dan fasilitas, praktik pungutan liar di beberapa sekolah, serta masalah dalam sistem seleksi berbasis zonasi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Instruksi Mangku Pastika ke Pj Gubernur Bali: Jangan Gegabah

Instruksi Mangku Pastika ke Pj Gubernur Bali: Jangan Gegabah

| Minggu, 10 September 2023 | 15:19 WIB

Setelah Kejagung, Giliran MAKI Sentil Kejati Bali Terkait Kasus SPI Unud

Setelah Kejagung, Giliran MAKI Sentil Kejati Bali Terkait Kasus SPI Unud

| Sabtu, 09 September 2023 | 16:46 WIB

Terkini

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:22 WIB

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

Sumut | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:21 WIB

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Kalbar | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:02 WIB

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:00 WIB

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:43 WIB

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:34 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Jatim | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:14 WIB

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:05 WIB

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:03 WIB

Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati

Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati

Kalbar | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:54 WIB