Suara Denpasar - Mantan Gubernur Bali periode 2008-2018, Made Mangku Pastika memiliki perhatian khusus kepada Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya.
Perhatian itu diberikan kepada juniornya di instansi kepolisian itu agar banyak belajar selama menjadi Pj Gubernur Bali.
Hal tersebut disampaikan Mangku Pastika saat hadir sebagai salah satu pembicara dalam diskusi yang diselenggarakan oleh DPD Persadha Nusantara Bali dengan tema "Strategi Mendesain Kebijakan Publik untuk Bali Masa Depan" di Denpasar, Sabtu (9/9/2023).
"Saya harapkan pelajari dulu dengan betul apa yang sudah dilakukan apa yang terjadi saat ini. Dan kira-kira apa tantangan beliau dalam 1,5 tahun ke depan. Terutama sekali menghadapi pemilu ini dan berbagai hal yang berkaitan dengan anggaran. Kasih waktu lah untuk belajar beliau," ucap Mangku Pastika.
Disuruhnya agar mempelajari situasi Bali, mulai dari ideologi, keuangan, manajemen pemerintahan, politik hingga anggaran. Kata Mangku Pastika hal itu penting untuk dipelajari secara serius agar tidak gegabah.
"Iya beliau harus belajar situasi yang terjadi sekarang. Sekarang berada di mana, mau ke mana, ini harus dipelajari dulu. Baik yang menyangkut masalah ideologi, politik, keuangan, anggaran dan sebagainya harus dipelajari dulu jangan gegabah nanti ke depan malah bisa lebih kacau lagi," pesannya.
Namun begitu, Mangku Pastika yakin Sang Made Mahendra Jaya yang merupakan juniornya di instansi kepolisian lulusan Akpol 1989 itu dapat menjalankan tugas menjadi Pj dengan baik. Alasannya adalah kalau sudah ditunjuk Presiden pasti punya kemampuan.
"Saya yakin bisa kalau pimpinan udah menunjuk, Presiden menunjuk itu saya kira itu dia punya kemampuan," tandas Mangku Pastika. (*/Ana AP)
Baca Juga: Deretan Spanduk di Kantor Gubernur Bali Bakal jadi Sampah Plastik, Butuh 1000 Tahun untuk Terurai