Suara Denpasar – Striker Bali United, Ilija Spasojevic kembali melakukan selebrasi dengan aksi merobek jersey Serdadu Tridatu.
Aksi yang dilakukan untuk meluapkan kegembiraan usai mencetak gol itupun dikomentari oleh pemain bernilai Rp4,78 miliar.
Dia adalah, pemain belakang Bali United, Ricky Fajrin. Bukanya tidak setuju, pemain asal Semarang itu justru memuji gol perdana Ilija Spasojevic pada musim ini saat berjumpa Dewa United FC (29/7/2023) lalu.
Bahkan gol perdana Spaso itu disempurnakan dengan selebrasi emosional merobek jersey dari Bali United yang langsung direspons Ricky Fajrin dengan meminta jersey pengganti ke arah bench.
Ricky pun menceritakan situasi emosional gol perdana Spasojevic tersebut kala membuat Bali United sementara unggul 2-1 atas tamunya.
Spaso sendiri masuk pada menit 61 menggantikan peran Jefferson Assis dan sukses mencetak gol pada menit 72 memanfaatkan bola blunder yang disambut tendangan keras ke dalam gawang Dewa United FC.
Kemenangan 3-1 atas Dewa United FC itu disempurnakan melalui dua gol lain yang dicetak Jefferson Assis penghujung babak pertama dan Kadek Agung pada menit 78.
Saat terjadinya gol perdana Spasojevic, Bali United dibuat unggul satu gol dan proses terjadinya gol juga cukup sulit untuk dilakukan oleh pemain bola kalau tidak persiapan secara matang.
“Spaso langsung itu selebrasi merobek baju, apalagi dia sering kan robek jersey,” kata Ricky Fajrin dilansir dari laman bali United.
Baca Juga: Resmi! PSIS Semarang Coret Pemain Senilai Rp1,30 Miliar, Yoyok Sukawi Ungkap Alasannya
“Itu jadi gol pertama dia dan gol bagus banget menurut saya karena sangat susah. Spaso kalau bola yang model begitu sangat jago buat jadi gol,” puji Ricky.
Dari semua pemain yang berlari ke arah Spaso usai mencetak gol yang membawa Serdadu Tridatu unggul sementara, hanya Ricky Fajrin yang langsung menoleh ke arah bench sembari berkomunikasi jarak jauh.
Sebab jersey yang digunakan Spaso tidak luput dari selebrasi emosional pemain nomor 9 itu untuk dilampiaskan.
Ricky langsung meminta jersey pengganti buat Spasojevic agar tidak membuang waktu dalam pertandingan.
“Iya situasi waktu itu kan kalau tidak buru-buru ambil jersey pengganti, Spaso perlu waktu untuk keluar lapangan dulu.”
“Itu jadinya bisa rugi di tim Bali United karena kekurangan orang. Langsung saya bilang ke Pak Ruet dari dalam lapangan.”