Suara Denpasar- Pentolan Bonek Mania Persebaya Surabaya dan K-Conk Mania Madura United memberikan komentarnya terkait dengan larangan kehadiran suporter tamu pada laga di Stadion Gelora Bangkalan pada 17 September 2023.
Para perwakilan pentolan Bonek Persebaya dan K-Conk Mania Madura United telah melakukan pertemuan yang diinisiasi kepolisian Bangkalan sebagai lokasi pertandingan.
Para perwakilan suporter Persebaya Surabaya dan Madura United telah sepakat terkait degan larangan kehadiran suporter tamu tersebut.
Saat ini Madura United dan Persebaya Surabaya bersaing untuk meraih tiga poin guna mengamankan persaingan papan atas Liga 1.
Jika Madura United menang maka akan makin mengukuhkan posisi mereka di papan atas Liga 1.
Jika kalah maka besar peluang untuk digeser klub lain seperti Barito Putera di klasemen sementar Liga 1.
Demikian juga dengan Persebaya Surabaya yang saat ini ada di peringkat enam berpeluang merangasek ke papan atas jika meraih 3 poin.
Sebaliknya jika kalah maka akan rawan tergusur ke papan tengah. Karena itu kedua tim ini membutuhkan dukungan para suporternya.
Sementara itu Presiden K-Conk Mania, Jimhur Saros meminta pihak kepolisian lebih low profile dalam larangan suporter tim tamu hadir di stadion, kedua kubu harus dilibatkan.
Baca Juga: Profil Ahmad Usmarwi Kaffah, Plt Bupati Muara Enim yang Diduga Pria dalam Video Mesum
"Untuk mengantisipasi maka pentolannya harus dilibatkan saat penyekatan, mereka yang lebih tahu karakter anggotanya," pintanya.
Divisi Supporter Bonek, Alex Tualeka memastikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi agar pertandingan Madura United melawan Persebaya bisa berjalan dengan kondusif.
"Nanti akan kami koordinasikan dengan masing-masing kordinator, agar tidak ada suporter Persebaya yang datang ke Bangkalan, kita akan tetap menghormati tuan rumah. Ini bukan karena tidak mengindahkan persaudaraan, tetapi demi mematuhi regulasi," katanya, dilansir dari laman Antara pada Kamis (14/9).