Suara Denpasar - Rans Nusantara FC menelan kekalahan atas Persis Solo di pekan ke-13 lanjutan Liga 1 pada Jumat (22/9/2023) di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Pada laga tersebut, Rans Nusantara FC tertinggal setelah David Gomes mencetak gol di menit ke-20.
Namun, tim berjuluk The Phoenix itu kembali bangkit. Usahanya membuahkan hasil setelah umpan silang Tavinho diselesaikan dengan baik oleh Paulo Sitanggang di menit 45.
Lalu pada babak kedua, kedua tim tersebut memulainya dengan intensitas yang cukup tinggi.
Hasilnya, Alexis Messidoro menggandakan kedudukan Persis Solo setelah berhasil memanfaatkan umpan dari Moussa Sidibe.
Namun, nasib Rans Nusantara FC masih belum berakhir. Tim besutan Eduardo Almeida itu harus bermain dengan 10 pemain usai wasit memberikan kartu merah kepada Marckho Merauje di menit 73.
Oleh sebab itu, suporter Rans Nusantara FC menyebut bek seharga Rp3,4 Miliar tersebut gaya permainannya merugikan tim.
"Marckho Sandy kalau diperhatikan di beberapa pertandingan Rans.. pemain yang gampang emosi dan kasar sih, pasti merugikan tim," tulis @sofyantrianto.
"Gua gak mempermasalahkan kekalahan.. yang gua nggak suka Marckho Sandy mainnya kasar bikin malu.. untuk pertandingan hari ini saya melihat Rans gak seperti biasa permainannya," timpal @yadisaputra9866.
Baca Juga: Sindiran Keras Eks CEO PSS Sleman ke Klub Liga 1, Klub Raffi Ahmad RANS Nusantara FC Kena Senggol
"Marckho Sandy pemain tarkam kenapa masih dimainkan.. kasar dan gak punya visi yang jelas mainnya," tambah @alwijumensa.
"Marckho Sandy jangan dimainkan lagi, mainnya biasa aja malah emosi dibesarin.. merugikan tim," pungkas @rizalconiz.(*/Ana AP)