Pertandingan Galatasaray vs Copenhagen berakhir dengan skor 2-2. Copenhagen berada di Grup A bersama Bayern Munich, Manchester United, dan Galatasaray.
Nah, kembali ke soal posisi pemain Timnas Indonesia saat ini, bila Kevin Diks dinaturalisasi maka bisa menjadi ancaman tersendiri bagi sejumlah pemain langganan Timnas Indonesia saat ini.
Bukan hanya di bek kanan, persaingan di bek tengah dan kiri juga akan makin sengit. Bahkan bisa sampai di gelandang atau gelandang bertahan.
Bek tengah Timnas Indonesia saat ini sering dipegang Jordi Amat, Elkan Baggot, Rizky Ridho. Dan di bek kiri di antaranya ada Pratama Arhan, hingga Edi Febriansyah (Persib).
Jordi, Baggot, dan Arhan adalah pemain abroad. Alias pemain Indonesia yang saat ini berlaga di luar negeri. Itu belum termasuk pemain abroad untuk kelompok muda, seperti Ivar Jenner yang berposisi di gelandang bertahan.
Baru-baru ini kabar Kevin Diks akan dinaturalisasi sebagai WNI agar bisa membela Timnas Indonesia kembali santer. Akun Instagram @indonesiaabroad_ menyebut dulu dia kabarnya menolak dinaturalisasi, namun belakangan dia bersedia.
Hasan Abdulgani, Mantan Exco PSSI yang mengurusi pemain keturunan juga menyebutkan besarnya peluang Kevin Diks bergabung dengan Timnas Indonesia.
“Shin Tae-yong lebih condong memilih Kevin Diks ketimbang Ragnar Oratmangoen,” ujarnya.
Waktu berbincang dengan Yussa Nugraha di kanal youtube, pemain seharga Rp52,14 miliar itu mengaku sangat terbuka untuk dinaturalisasi. Dia menunggu lobi dari PSSI.
Baca Juga: Profil Kevin Diks, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Disebut Punya Peluang Besar
"Aku selalu mengatakan bahwa aku terbuka untuk itu (naturalisasi)," kata Diks tiga thun lalu.
Diketahui, Kevin Diks merupakan pemain keturunan Belanda-Indonesia. Sang ibu lahir dari kakek nenek yang asli Maluku. (*)