Mengenal Upacara Aci Tabuh Rah Pangangon, Ritual Turun Temurun yang Digelar Desa Adat Kapal

Suara Denpasar

Jum'at, 29 September 2023 | 18:10 WIB
Mengenal Upacara Aci Tabuh Rah Pangangon, Ritual Turun Temurun yang Digelar Desa Adat Kapal
Mengenal Upacara Aci Tabuh Rah Pangangon, Ritual Turun Temurun yang Digelar Desa Adat Kapal (setda.badungkab.go)

Suara Denpasar – Upacara Aci Tabuh Rah Pangangon atau disebut juga Siat Tipat Bantal merupakan salah satu ritual menarik yang terus dilestarikan oleh Desa Adat Kapal, Mengwi, Badung hingga saat ini.

Dilansir dari laman kemdikbud.go Upacara Siat Tipat Bantal atau yang dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai Perang Tipat, merupakan bagian dari prosesi ritual keagamaan yang masih diselenggarakan secara turun-temurun oleh masyarakat Desa Adat Kapal sampai saat ini.

Upacara ini biasanya dilakukan setiap tahun berdasarkan perhitungan kalender Bali, yakni bertepatan dengan hari Purnama Kapat yang jatuh pada bulan September-November.

Upacara Perang Tipat ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa atas berkah-Nya dalam memberikan kesejahteraan, keberhasilan panen, tercapainya pengairan pertanian, terhindarnya dari bencana dan lain-lain.

Upacara ini pun juga diikuti dengan serangkaian acara lain seperti peed (iring-iringan) dari banjar desa setempat, pertunjukan tari-tarian, dan yang lainnya.

Sebelum dimulainya Perang Tipat ini, masyarakat akan melakukan persembahyangan terlebih dahulu yang biasanya dipimpin oleh pemangku setempat.

Setelah usai melakukan persembahyangan, masyarakat khususnya para laki-laki yang ikut berpartisipasi dalam Perang Tipat ini akan melepas bajunya lalu membentuk dua kelompok yang saling berhadapan.

Di depan kedua kelompok itu telah disiapkan tipat (ketupat) yang terbuat dari daun kelapa muda, serta ada disiapkan pula jajan bantal (jajanan khas Bali) yang akan digunakan dalam Perang Tipat nanti.

Setelah mendapatkan aba-aba untuk memulai upara Perang Tipat ini, para peserta langsung saling melempar tipat dan juga jajan bantal yang telah mereka pegang ke kelompok lawan.

baca juga

Diketahui bahwa tipat sendiri merupakan lambang perempuan dan bantal merupakan lambang laki-laki.

Maka dari itu perang Tipat Bantal ini dimaknai dengan pertemuan antara laki-laki dan perempuan yang ketika bertemu akan melahirkan sebuah kehidupan. (*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Cafe Instagramable di Bali, Cocok Buat Spot Foto, Dari Menu Homemade sampai Vegetarian

4 Cafe Instagramable di Bali, Cocok Buat Spot Foto, Dari Menu Homemade sampai Vegetarian

Denpasar | Jum'at, 29 September 2023 | 15:56 WIB

Berjarak 3 Km dari Lapangan Puputan Badung, Inilah 5 Tempat Bersejarah Unik

Berjarak 3 Km dari Lapangan Puputan Badung, Inilah 5 Tempat Bersejarah Unik

Denpasar | Jum'at, 29 September 2023 | 15:42 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×